CPNS 2021: BPK Masih Sepi Peminat, Simak Formasi dan Persyaratannya

Kompas.com - 13/07/2021, 07:10 WIB
Ilustrasi CPNS 2021. KOMPAS.com/ABBA GABRILLINIlustrasi CPNS 2021.

Berikut persyaratan dokumen yang harus diperhatikan oleh para pelamar CPNS BPK 2021:

  • Surat lamaran dalam format file Pdf dapat diunduh pada portal cpns.bpk.go.id;
  • Scan asli KTP/Surat Keterangan Perekaman e-KTP dalam bentuk Pdf;
  • Scan asli surat pernyataan BPK. Surat pernyataan ini, pelamar bisa mengunduhnya pada portal cpns.bpk.go.id;
  • Scan asli ijazah sesuai kualifikasi pendidikan (tidak boleh surat keterangan lulus). Juga bukti penyetaraan ijazah dari Kemenristek Dikti (khusus pelamar lulusan luar negeri);
  • Scan asli transkip sesuai formasi, nilai IPK yang dipersyaratkan;
  • Pas foto berwarna dengan latar belakang merah;
  • Bukti akreditasi institusi yang menyatakan A atau unggul pada saat kelulusan (khusus formasi cumlaude);
  • Bukti akreditasi program studi yang menyatakan A atau unggul pada saat kelulusan (khusus formasi cumlaude);
  • Scan asli Akta Kelahiran atau surat keterangan lahir dan surat keterangan dari Kepala Desa atau Kepala Suku (khusus formasi putra/putri Papua dan Papua Barat);
  • Scan asli surat keterangan dokter dari rumah sakit atau Puskesmas yang menerangkan jenis atau tingkat disabilitas. Sertakan juga surat pernyataan disabilitas (format dapat diunduh di cpns.bpk.go.id);
  • Tautan video yang menggambarkan kemampuan melakukan aktivitas (khusus bagi penyandang disabilitas).

Baca juga: Cara Cek Pengumuman CPNS 2021 Instansi Pusat dan Daerah se-Indonesia

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.