Jokowi: Investor UMKM dan Koperasi Sama Mulianya dengan Investor Besar

Kompas.com - 13/07/2021, 12:22 WIB
Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam kegiatan pemberian santunan dan silaturahmi kepada para keluarga prajurit KRI Nanggala-402 yang gugur saat menjalankan tugas, bertempat di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (29/4/2021). TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDENPresiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam kegiatan pemberian santunan dan silaturahmi kepada para keluarga prajurit KRI Nanggala-402 yang gugur saat menjalankan tugas, bertempat di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (29/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo mengingatkan, jangan membedakan investor UMKM dan koperasi dengan investor besar.

Menurut dia, keduanya mampu menggenjot pertumbuhan investasi di Indonesia.

Baik investor besar maupun investor UMKM dan koperasi sama-sama memiliki peran penting dalam penyerapan tenaga kerja.

Baca juga: Kerja Sama dengan Marketplace, BUMDes Megamendung Jaya Tingkatkan Pendapatan UMKM Binaan

"Saya ingin menggarisbawahi, investasi jangan hanya dilihat sebagai investor besar. Investor berbasis UMKM dan koperasi sama mulianya dengan investor besar, investor asing," kata Jokowi dalam Investor Daily Summit, Selasa (13/7/2021).

Jokowi berjanji akan memberikan akses setara kepada seluruh investor, tanpa memandang investor besar ataupun kecil.

Penanaman modal pun dipermudah dengan menyederhanakan perizinan usaha di pusat dan daerah, menerapkan perizinan berusaha berbasis risiko, serta memberikan berbagai insentif agar meningkatkan minat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Khusus investor UMKM dan koperasi, pemerintah mendorong kolaborasi dengan perusahaan besar.

Setiap investasi yang masuk harus menggandeng UMKM lokal agar menciptakan pemerataan, kemandirian ekonomi, dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga: Jadi Unicorn Pertama yang IPO di BEI, Bukalapak Diminta Bantu UMKM

"(Keduanya) sama-sama berperan memajukan perekonomian bangsa," sebut Jokowi.

Adapun untuk mendorong kolaborasi tersebut, Jokowi telah membentuk Satgas Percepatan Investasi melalui Keputusan Presiden Nomor 11/2021.

Selain mendorong kerja sama, Satgas ini bertugas menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha.

Satgas juga menjadi pelengkap UU Cipta Kerja yang digadang-gadang mampu meningkatkan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha di Indonesia.

"UU Cipta Kerja memberikan perlindungan bagi koperasi dan UMKM dan industri nasional," pungkas Jokowi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.