Modalku Telah Salurkan Pembiayaan Rp 24,6 Triliun ke UMKM di Asia Tenggara

Kompas.com - 13/07/2021, 14:48 WIB
Co-Founder & COO Modalku Iwan Kurniawan dalam jumpa pers Modalku secara virtual, Selasa (30/3/2021). (Tangkapan Layar) KOMPAS.com/ELSA CATRIANACo-Founder & COO Modalku Iwan Kurniawan dalam jumpa pers Modalku secara virtual, Selasa (30/3/2021). (Tangkapan Layar)

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup Modalku telah menyalurkan pinjaman untuk UMKM sebesar total Rp 24,6 triliun pinjaman UMKM di Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Sementara itu di semester I-2021, Modalku telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp 4,2 triliun. Jumlah mengalami kenaikan 60 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020.

Selama semester I-2021, industri UMKM yang paling banyak didanai oleh Modalku adalah sektor perdagangan, baik grosir dan eceran, termasuk pengusaha online dengan persentase sekitar 65 persen, diikuti oleh sektor jasa sebesar 17 persen, dan sektor kesehatan sebesar 15 persen.

Baca juga: Modalku Targetkan Penyaluran Pinjaman Rp 30 Triliun di 2021

 

Di Indonesia, area penyaluran dana juga tidak terbatas di pulau Jawa, namun juga ke luar pulau Jawa yang bisa direalisasikan melalui kolaborasi dengan berbagai platform digital sebagai partner Modalku.

Sampai saat ini, lebih dari 200.000 pendana, baik individu maupun institusi, telah berkontribusi meminjamkan dananya kepada UMKM melalui Modalku dengan jumlah akun yang masih didominasi oleh pendana individu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pendana bisa mendapatkan tingkat bunga hingga 17 persen per tahunnya tergantung dengan pinjaman yang didanai dan toleransi risiko masing-masing pendana.

Selama semester I-2021, pendana didominasi generasi Z dan generasi milenial sebesar 60 persen dengan rata- rata peningkatan jumlah pendana baru sebesar 1.000 akun setiap bulannya.

"Pemerintah baru-baru ini menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk memperketat aktivitas masyarakat di beberapa kota. Kebijakan ini sedikit banyaknya akan mempengaruhi UMKM. Merespon keadaan ini, Modalku akan terus berkomunikasi dan berdiskusi bersama UMKM untuk menemukan solusi yang dapat terus mendukung kebutuhan UMKM dalam mengembangkan usahanya selama masa pandemi,” ujar Co-Founder & COO Modalku, Iwan Kurniawan dalam keterangan resminya, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Enggan Rambah Sektor Konsumtif, Ini Alasan Modalku

Sebagai realisasi untuk mendukung kebutuhan UMKM di berbagai sektor, Modalku menghadirkan beberapa fasilitas pinjaman yang disesuaikan dengan karakteristik para UMKM.

Beberapa fasilitas tersebut diantaranya adalah Modal Kawan Mikro, Invoice Financing, serta Modal Karyawan.

Modal Kawan Mikro merupakan fasilitas pinjaman hingga Rp 250 juta bagi pengusaha offline maupun online sebagai modal tambahan dalam memenuhi berbagai kebutuhan usaha, seperti menambah stok barang, operasional perusahaan, hingga pemasaran produk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.