"Emas Hitam" dari Subang Siap Go Global, LPEI Bentuk Desa Devisa di Subang

Kompas.com - 13/07/2021, 19:50 WIB
Salah satu upaya tersebut diwujudkan LPEI dengan membentuk Program Desa Devisa. Tujuannya, untuk memberikan pendampingan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha berorientasi ekspor. Dok. Humas LPEISalah satu upaya tersebut diwujudkan LPEI dengan membentuk Program Desa Devisa. Tujuannya, untuk memberikan pendampingan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha berorientasi ekspor.

Bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional, LPEI kembali meluncurkan Desa Devisa secara virtual, Senin (12/7/2021). Kali ini, Desa Devisa yang dibidani LPEI berada di Kabupaten Subang.

Direktur Eksekutif LPEI D James Rompas mengaku optimistis komoditas kopi dari enam desa di Subang mampu memenuhi kebutuhan ekspor.

“Kami cukup yakin dengan potensi Subang dengan komoditas kopinya. Melalui program pelatihan selama enam bulan ke depan, dapat meningkatkan kapasitas petani sehingga kualitas biji kopinya juga dapat memenuhi kebutuhan ekspor," ujar James dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (13/7/2021).

James berharap, kolaborasi yang terjalin antara Koperasi GLB dan Pemerintah Daerah (Pemda) Subang dapat menjadi solusi di tengah lilitan pandemi Covid-19.

Baca juga: Lewat Daring, LPEI Genjot Kapasitas UMKM Tembus Pasar Ekspor

Kopi Subang siap mendunia

Sementara itu, Ketua Koperasi GLB Miftahudin Shaf menjelaskan, masyarakat enam desa di Subang telah bertani kopi sejak lama.

"Kami (sebelumnya) tidak pernah membayangkan bahwa produk mereka dapat diekspor. Kami berharap, dengan program Desa Devisa, kopi petani Subang dapat go global dan dikenal hingga ke mancanegara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, lanjut Miftahudin, para petani dapat merasakan manfaatnya secara langsung, baik ekonomi maupun sosial.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Subang H Ruhimat mengapresiasi program yang diinisiasi LPEI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Subang.

Baca juga: Dukung Pemulihan Ekonomi, LPEI Beri Stimulus Modal UKM Orientasi Ekspor

"Melalui program Desa Devisa yang berkelanjutan, kopi Subang dapat mendunia dan menjadi jalan untuk terciptanya Subang Jawara, yaitu jaya, istimewa, dan sejahtera,” terangnya.

Selain berkolaborasi dengan pemda dan koperasi setempat, LPEI menggandeng Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) dalam proses penjajakan Desa Devisa Kopi Subang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.