Berapa Jumlah BUMN di China dan Mengapa Mereka Begitu Perkasa?

Kompas.com - 14/07/2021, 10:36 WIB
Suasana perayaan peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China di Lapangan Tiananmen, Beijing, Kamis, (1/7/2021). AP PHOTO/NG HAN GUANSuasana perayaan peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China di Lapangan Tiananmen, Beijing, Kamis, (1/7/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai kekuatan ekonomi terbesar kedua setelah Amerika Serikat, China adalah negara dengan pemilik badan usaha milik negara (BUMN) terbanyak di dunia.

Di banyak negara, terutama negara Barat, jumlah BUMN bisa dihitung dengan jari alias hanya tak sampai 2 digit. Indonesia sendiri, saat ini tercatat memiliki perusahaan pelat merah sebanyak 142.

BUMN di Negeri Tirai Bambu sangat mendominasi perekonomian. Dengan dukungan pemerintah, plus kekuatan modal dari perbankan, operasional bisnis para BUMN China juga menjangkau hampir seluruh negara.

Lalu berapa sebenarnya jumlah BUMN di China dan mengapa mereka begitu perkasa?

Baca juga: Seperti Apa Kehidupan Ekonomi Warga Palestina?

BUMN China berada di bawah State-owned Assets Supervision and Administration Commission of the State Council (SASAC), semacam Kementerian BUMN di Indonesia.

Berbeda dengan Kementerian BUMN di Indonesia di mana perusahaan negara bertanggung jawab dan diawasi oleh Menteri BUMN sebagai wakil pemegang saham di bawah Presiden RI, SASAC berada di bawah Dewan Negara yang merupakan bagian dari Partai Komunis China (PKC).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikutip dari laman resmi SASAC, Rabu (14/7/2021), saat ini ada setidaknya 96 BUMN yang berada di bawah pengawasannya. Jumlah ini sudah menurun dibandingkan pada tahun 2018 yakni sebanyak 150 BUMN. Pengurangan ini dilakukan PKC untuk efisiensi dan sinergi.

Namun yang perlu diketahui, 96 perusahaan BUMN yang diawasi SASAC merupakan perusahaan yang berada di bawah pengawasan langsung para pemimpin PKC. Di China, 96 BUMN tersebut dikenal sebagai BUMN pusat.

Baca juga: Apa Saja Perbedaan Terusan Suez dan Terusan Panama?

Namun jika menghitung jumlah seluruh anak perusahaan, cucu perusahaan, dan perusahaan afiliasinya di seluruh dunia, jumlahnya mencapai sekitar 150.000 perusahaan yang tersebar di berbagai negara.

Bisnis BUMN China sendiri begitu menggurita, baik di dalam maupun luar negeri. Banyak dari BUMN China mendominasi daftar di 100 perusahaan terbesar di dunia, baik dari sisi aset maupun pendapatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.