Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Beli Saham IPO Bukalapak? Simak Caranya Berikut

Kompas.com - 14/07/2021, 12:00 WIB
Ade Miranti Karunia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan e-commerce Bukalapak dijadwalkan akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Agustus 2021.

Saat ini, Bukalapak telah membuka penawaran umum saham perdananya kepada publik. Tertarik ingin membeli saham BUKA ini, simak langkah yang perlu diketahui investor:

1. Kapan pemesanan IPO bisa mulai dilakukan?

Pemesanan untuk alokasi penjatahan terpusat (pooling) bisa dilakukan pada masa penawaran umum. Indikasi jadwal masa penawaran umum sesuai dengan prospektus awal adalah 28-30 Juli 2021 (dapat berubah sesuai dengan diterimanya pernyataan efektif dari OJK).

Baca juga: Ini Catatan Analis atas Saham Bukalapak yang akan Melantai di Bursa

Sebelum masa penawaran umum, calon investor dapat menghubungi Perusahaan Efek dimana investor membuka rekening efek untuk menyatakan minat.

Untuk informasi dan panduan lebih lanjut mengenai tata cara pemesanan, mohon untuk menghubungi Perusahaan Efek yang membuka Sub Rekening Efek (SRE) Anda.

2. Bagaimana cara memesan saham IPO Bukalapak?

Pemesanan saham IPO Bukalapak tidak dilakukan melalui sistem e-IPO IDX. Pemesanan IPO Bukalapak dilakukan melalui pemesanan secara langsung kepada perusahaan efek atau sekuritas.

Jadi, pastikan Anda telah memiliki Single Investor Identification (SID), Sub Rekening Efek (SRE) dan Rekening Dana Nasabah (RDN).

FPPS hanya tersedia dan dapat diunduh setelah diperolehnya pernyataan efektif dari OJK, yaitu diperkirakan pada tanggal 26 Juli 2021 sesuai dengan perkiraan jadwal pada prospektus awal (dapat berubah sesuai dengan diterimanya pernyataan efektif dari OJK).

FPPS dapat diunduh dari situs https://about.bukalapak.com/id/investor-relations/ 

Sampaikan FPPS yang telah diisi dengan lengkap dan ditandatangani melalui email ke Perusahaan Efek.

Untuk informasi dan panduan lebih lanjut mengenai tata cara pemesanan, mohon untuk menghubungi Perusahaan Efek Anda.

Baca juga: IPO, Bukalapak Fokus Cari Untung Ketimbang Bakar Duit

3. Jika belum memiliki SID, SRE, dan RDN apa yang harus dilakukan?

Hubungi Perusahaan Efek terdekat untuk membuka Rekening Efek dan RDN. Daftar Perusahaan Efek di Indonesia bisa ditemukan di https://www.ksei.co.id/services/participants/brokers

4. Di mana prospektus mengenai kinerja perusahaan dapat diperoleh?

Perseroan saat ini telah menyediakan softcopy dari prospektus ringkas dan prospektus awal yang dapat diakses dan diunduh melalui link https://about.bukalapak.com/id/investor-relations/. Adapun prospektus final akan disediakan setelah perseroan memperoleh pernyataan efektif dari OJK.

5. Siapakah Penjamin Pelaksana Emisi Efek Perseroan?

A. Mandiri Sekuritas

Care Center

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Laba Bersih Astra Agro Lestari Turun 38,8 Persen, Soroti Dampak El Nino

Laba Bersih Astra Agro Lestari Turun 38,8 Persen, Soroti Dampak El Nino

Whats New
Naik, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara hingga Emas April 2024

Naik, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara hingga Emas April 2024

Whats New
Alasan Mandala Finance Tak Bagi Dividen untuk Tahun Buku 2023

Alasan Mandala Finance Tak Bagi Dividen untuk Tahun Buku 2023

Whats New
Efek Panjang Pandemi, Laba Bersih Mandala Finance Turun 35,78 Persen

Efek Panjang Pandemi, Laba Bersih Mandala Finance Turun 35,78 Persen

Whats New
Heboh soal Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Cek Ketentuannya

Heboh soal Beli Sepatu Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Cek Ketentuannya

Whats New
KB Bank Targetkan Penyelesaian Perbaikan Kualitas Aset Tahun Ini

KB Bank Targetkan Penyelesaian Perbaikan Kualitas Aset Tahun Ini

Whats New
Astra Agro Lestari Sepakati Pembagian Dividen Rp 165 Per Saham

Astra Agro Lestari Sepakati Pembagian Dividen Rp 165 Per Saham

Whats New
Ditopang Pertumbuhan Kredit, Sektor Perbankan Diprediksi Semakin Moncer

Ditopang Pertumbuhan Kredit, Sektor Perbankan Diprediksi Semakin Moncer

Whats New
Survei: 69 Persen Perusahaan Indonesia Tak Rekrut Pegawai Baru untuk Hindari PHK

Survei: 69 Persen Perusahaan Indonesia Tak Rekrut Pegawai Baru untuk Hindari PHK

Work Smart
Heboh soal Kualifikasi Lowker KAI Dianggap Sulit, Berapa Potensi Gajinya?

Heboh soal Kualifikasi Lowker KAI Dianggap Sulit, Berapa Potensi Gajinya?

Whats New
Tantangan Menuju Kesetaraan Gender di Perusahaan pada Era Kartini Masa Kini

Tantangan Menuju Kesetaraan Gender di Perusahaan pada Era Kartini Masa Kini

Work Smart
Bantuan Pesantren dan Pendidikan Islam Kemenag Sudah Dibuka, Ini Daftarnya

Bantuan Pesantren dan Pendidikan Islam Kemenag Sudah Dibuka, Ini Daftarnya

Whats New
Tanggung Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, KAI Minta Bantuan Pemerintah

Tanggung Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, KAI Minta Bantuan Pemerintah

Whats New
Tiket Kereta Go Show adalah Apa? Ini Pengertian dan Cara Belinya

Tiket Kereta Go Show adalah Apa? Ini Pengertian dan Cara Belinya

Whats New
OJK Bagikan Tips Kelola Keuangan buat Ibu-ibu di Tengah Tren Pelemahan Rupiah

OJK Bagikan Tips Kelola Keuangan buat Ibu-ibu di Tengah Tren Pelemahan Rupiah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com