Kunker ke AS, Mendag Bahas Soal Pemulihan Ekonomi dan Vaksin Covid-19

Kompas.com - 14/07/2021, 20:30 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat bertemu dengan Managing Director International Finance Corporation (IFC) di Amerika Serikat pada Senin (12/7/2021). Dok. Kementerian PerdaganganMenteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat bertemu dengan Managing Director International Finance Corporation (IFC) di Amerika Serikat pada Senin (12/7/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Amerika Serikat (AS) mulai tanggal 9 hingga 18 Juli 2021. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan perdagangan dan investasi dengan Negeri Paman Sam tersebut.

Selain membahas soal peningkatan investasi, Lutfi juga turut membahas terkait kebutuhan vaksin di Indonesia.

"Kunjungan kerja ke Amerika Serikat ini merupakan langkah percepatan pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan perdagangan dan investasi. Potensi peningkatan perdagangan dan investasi di berbagai sektor di Indonesia antara lain sektor teknologi; gender dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sangat besar. Kunjungan kerja ini juga membahas perubahan iklim dan vaksin Covid-19,” ujar Lutfi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Mendag Janjikan Bahan Pokok Tersedia dengan Harga Terjangkau saat PPKM Darurat

Lutfi menambahkan AS merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia dengan total perdagangan kedua negara pada 2020 mencapai 27,2 miliar Dollar AS.

Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia ke AS sebesa 18,62 miliar Dollar AS. Sedangkan, impor Indonesia dari AS sebesar 8,58 miliar Dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Neraca perdagangan Indonesia terhadap negara yang dipimpin Joe Biden itu surplus sepanjang 2020 sebesar 10,04 miliar Dollar AS.

Dalam kunker ini, Lutfi juga ditemani oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Pada hari pertama, Lutfi dan Bahlil langsung mengadakan pertemuan dengan Perwakilan RI di AS. Pertemuan tersebut membahas peran ekonomi digital terhadap perekonomian nasional dan potensi sektor ekonomi digital di Indonesia.

Mendag juga mendorong para Perwakilan RI untuk menggali potensi ekonomi digital Indonesia di AS.

"Kontribusi ekonomi digital Indonesia masih relatif kecil terhadap ekonomi nasional. Namun, saat ini pertumbuhan ekonomi digital telah berkembang sangat pesat. Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia berpotensi tumbuh delapan kali lipat di tahun 2030," kata dia.

Di hari berikutnya (Senin 12/7/2021), Lutfi mengadakan pertemuan dengan Chief Operating Officer (COO) US International Development Finance Corporation (IDFC) David Marchick.

Baca juga: Mendag Janji Impor Alkes dan Tabung Oksigen Tak Terkendala Birokrasi di Pelabuhan

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.