[TREN BISNIS KOMPASIANA] Teknik "Membujuk" dalam Marketing | Psikologi Warna Identitas Brand | Halo Effect dalam Proses Branding

Kompas.com - 14/07/2021, 21:35 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKS/TUMSASEDGARSIlustrasi

Trian mengatakan dalam buku itu ada beberapa teknik kunci yang bisa digunakan dalam melakukan persuasif.

Pertama, mendukung impian. Teknik ini sebenarnya menggali apa yang sejatinya diimpikan seseorang dan kemudian mengasosiasikan bahwa produk yang ditawarkan akan mendukung impian mereka terwujud lebih mudah, dan lebih cepat.

"Kita seringkali memaksakan impian di kepala kita untuk menjadi impian orang lain juga. Padahal setiap individu sudah secara naluri memiliki keinginan sendiri yang mereka anggap penting," tulisnya. (Baca selengkapnya)

2. Memahami Psikologi Warna dalam Identitas Brand

Tahukah kamu kalau pemilihan warna pada sebuah brand itu sangat penting dan tidak bisa sembarang. Pasalnya bagi brand warna juga termasuk sebuah identitas.

Kompasianer Vincent Aditya berpendapat bahwa pemilihan warna yang tepat dapat membuahkan kesuksesan tersendiri bagi sebuah brand.

Dan warna yang tepat dipercaya turut menentukan perilaku konsumen terhadap brand tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengapa begitu?

Sebuah penelitian mencatat bahwa seseorang membuat penilaian bawah sadar mengenai suatu produk dalam 90 detik pertama, dan antara 62–90 persen penilaian itu didasarkan pada warna saja.

"Berdasarkan penjelasan dari hasil penelitian di atas, kita dapat melihat bahwa warna memiliki kekuatan yang bersifat emosional dan praktis dalam proses branding suatu produk," tulisnya. (Baca selengkapnya)

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.