Kompas.com - 15/07/2021, 09:02 WIB
Ruas jalan protokol Semarang menuju Jalan Pahlawan KOMPAS.com/dishub semarangRuas jalan protokol Semarang menuju Jalan Pahlawan

JAKARTA, KOMPAS.com - Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) menilai, wacana perpanjangan PPKM Darurat membuat pengusaha ketar-ketir.

Ketua Umum DPD HIPPI Provinsi DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, pengusaha akan mengalami kondisi yang sangat berat jika PPKM Darurat diperpanjang, utamanya di sektor non-esensial dan non-kritikal.

"Jika memang diperpanjang akan menambah beban arus kas pengusaha yang harus mengeluarkan biaya operasional sedangkan pemasukan tidak ada. Enggak bisa dibayangkan para pengusaha akan pusing tujuh keliling memikirkan untuk bisa bertahan," kata Sarman dalam siaran pers, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Milenial, Ini 7 Cara Mengelola Keuangan di Masa PPKM Darurat

Sarman mengungkapkan, pengusaha juga sudah dalam level darurat karena cashflow semakin menurun sejak PPKM Darurat berlaku.

Namun di sisi lain, pengusaha tidak memiliki pilihan lain untuk mendukung sepenuhnya PPKM Darurat yang dijalankan pemerintah.

"Psikologi pengusaha akan resah dan gelisah memikirkan bagaimana nasib usahanya ke depan jika Covid-19 semakin berkepanjangan," beber dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sarman, pemerintah perlu melakukan evaluasi dan memonitor implementasi stimulus hingga insentif sebelum resmi memperpanjang PPKM Darurat.

Monitoring dilakukan untuk melihat daya tahan pelaku usaha di masa PPKM Darurat. Sebab ada kemungkinan para pelaku usaha, termasuk sektor UMKM, melakukan rasionalisasi dengan PHK.

Baca juga: BI Cermati Dampak PPKM Darurat ke Dunia Usaha

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menyiapkan skenario perpanjangan PPKM Darurat hingga 6 minggu ke depan karena cepatnya mutasi varian baru Delta.

Adapun perpanjangan PPKM Darurat dilakukan bila risiko pandemi Covid-19 masih tinggi. PPKM Darurat dinilai sangat berimplikasi kepada pertumbuhan ekonomi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.