Kompas.com - 15/07/2021, 09:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah di pasar spot pada Kamis (15/7/2021).

Melansir data Bloomberg pagi ini, rupiah berada pada level Rp 14.490 per dollar AS, atau melemah 0,07 persen (10 poin) dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp 14.480 per dollar AS.

Pengamat Pasar Uang, Ariston Tjendra memproyeksikan hari ini rupiah berpeluang mengalami tekanan karena kekhawatiran akan kasus baru Covid-19 secara global yang berpotensi membuat PPKM Darurat diperpanjang.

Baca juga: Naik Rp 8.000, Simak Rincian Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

“Rupiah masih berpotensi tertekan dengan kekhawatiran pasar terhadap kenaikan kasus baru covid-19. PPKM darurat yang berpotensi diperpanjang juga bisa menekan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Ariston kepada Kompas.com.

Tapi di sisi lain, pernyataan Gubernur Bank Sentral AS, Jerome Powell di hadapan anggota komite jasa keuangan DPR terkait kebijakan moneter AS masih belum akan berubah karena kondisi tenaga kerja yang belum membaik. Hal ini menurut Ariston bisa membantu menahan pelemahan rupiah.

Sementara itu, Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, rupiah diperkirakan masih melanjutkan pergerakan di kisaran Rp 14.445 per dollar AS sampai dengang Rp 14.510 per dollar AS.

Sentimen muncul dari pernyataan The Fed yang akan fokus dalam pemulihan ekonomi AS, sementara kenaikan inflasi dinilai hanya bersifat sementara.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada pada level Rp 14.493 per dollar AS pada Rabu (14/7/2021), atau melemah dibandingkan sebelumnya Rp 14.486 per dollar AS.

Baca juga: Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Adapun kurs di bank-bank besar di Indonesia, seperti di BNI, kurs jual dipatok pada Rp 14.531 per dollar AS. Kurs jual berarti pihak bank menjual dollar AS pada posisi ini.

Sementara untuk kurs beli di BNI adalah Rp 14.449 per dollar AS. Kurs beli ini berarti bila Anda ingin menjual dollar AS maka pihak bank akan membelinya pada posisi ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Whats New
CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

Whats New
Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Whats New
Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Whats New
IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

Whats New
IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

Whats New
Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Whats New
Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Whats New
Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Whats New
Dalam Sepekan, JD.ID, LinkAja, dan Zenius Mem-PHK Karyawannya

Dalam Sepekan, JD.ID, LinkAja, dan Zenius Mem-PHK Karyawannya

Whats New
Jadi Agenda Presidensi G20, Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia Diharapkan Sasar Kota Besar

Jadi Agenda Presidensi G20, Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia Diharapkan Sasar Kota Besar

Whats New
Ini 3 Konglomerat Sawit RI yang Pilih Berkantor Pusat di Singapura

Ini 3 Konglomerat Sawit RI yang Pilih Berkantor Pusat di Singapura

Whats New
Daftar Negara Pemberi Utang ke Indonesia, Singapura Juaranya

Daftar Negara Pemberi Utang ke Indonesia, Singapura Juaranya

Whats New
Hanwha Life Raih Indonesian K-Brand Award 2022

Hanwha Life Raih Indonesian K-Brand Award 2022

Rilis
Program Pemberdayaan Masyarakat Bantu Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Program Pemberdayaan Masyarakat Bantu Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.