Freeport Indonesia dan Chiyoda Teken Kontrak Kerja Sama Bangun Smelter Mantar

Kompas.com - 15/07/2021, 18:09 WIB
Presdir Freeport Indonesia Tony Wenas. KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAPresdir Freeport Indonesia Tony Wenas.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) bekerja sama dengan PT Chiyoda International Indonesia untuk kegiatan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi atau engineering, procurement, dan construction (EPC) proyek smelter Manyar milik Freeport.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dan Direktur Chiyoda International Indonesia Naoto Tachibana pada Kamis (15/7/2021).

Kontrak tersebut mencakup pengerjaan proyek pembangunan smelter berkapasitas 1,7 juta ton konsentrat per tahun, serta fasilitas precious metal refinery (PMR) di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.

Baca juga: Bos Freeport Beberkan Perkembangan Restorasi di Lahan Bekas Tambang

“Penandatanganan kontrak ini menegaskan komitmen PTFI untuk membangun smelter, sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018," ujar Tony dalam keterangan tertulis, Kamis (15/7/2021).

Sebelumnya, penandatanganan kontrak kerja sama EPC ini sempat tertunda selama beberapa bulan akibat pandemi. Meski demikian, kata Tony, pengerjaan EPC di JIIPE terus berjalan.

Termasuk pula dalam hal pengadaan barang long lead item, stripping, dan penyiapan area laydown untuk peralatan dan material konstruksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pun tengah dilakukan di lapangan bagi para pekerja konstruksi. Vaksinasi akan dilakukan secara bertahap dan diproyeksikan akan membutuhkan sekitar 40.000 dosis.

Tony mengatakan, di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang dialami Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek smelter itu, perseroan terus melakukan penyesuaian agar pengerjaannya bisa berjalan dengan baik.

"Kami terus melakukan penyesuaian agar kami dapat tetap bekerja sambil tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja serta masyarakat di sekitar area kerja,” katanya.

Sementara itu, Naoto Tachibana mengatakan, kerja sama keduanya menandai komitmen Chiyoda untuk turut berkontribusi bagi bangsa dan negara Indonesia. Ia berharap pengalaman yang dimiliki Chiyoda dapat membantu mewujudkan tujuan optimalisasi hilirisasi nasional.

"Kami akan melakukan yang terbaik, memastikan proyek ini dapat kami selesaikan tepat waktu," ujar Naoto.

Baca juga: Pertimbangkan Bangun Smelter Freeport di Halmahera, Dirut MIND.ID: Lebih Murah...



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.