Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Memulai Usaha dengan Modal Ratusan Ribu Rupiah? Ini Triknya

Kompas.com - 16/07/2021, 14:43 WIB

“Jadi tantangannya terus meneliti tingkat gaya hidup dan target market, selanjutnya beradaptasi. Jika tidak bisa beradaptasi ya sudah selesai. Kemudian juga, harus melihat trend apa yang saat ini ada di masyarakat, amati, tiru dan murahin,” tegas dia.

Sementara itu, Brand and Marketing Director COTTONINK Ria Sarwono yang memulai usaha fashionnya bersama rekannya, dengan modal gabungan Rp 500.000 hasil pinjaman dengan orang tua, kini sukses membangun bisnis fashion dan juga memiliki toko di beberapa mall di tanah air.

Ria mengatakan, dengan modal patungan tersebut, ia bersama temannya mulai membuat t-shirt simple di tahun 2008. Saat itu trend yang berlangsung adalah pemilihan presiden AS, dimana Obama menjadi salah satu icon yang inspiratif.

“Kita muali bikin produk t-shirt saat itu yang lagi hype adalah Obama, dan ini kami menilainya ada peluang sebagai bentuk merchandise. Kita muali dari Facebook, dan Blogspot saat itu dan seminggu langsung sold out 24 pc,” ungkap Ria.

Adapun strategi yang dijalankan adalah dengan memastikan pembeli produk bisa mendapatkan kualitas sama dengan harga yang dibayar. Dengan demikian, pelanggan akan semakin loyal untuk terus membeli.

Selain itu, pihaknya terus berupaya mencari tim yang bagus untuk membangun konsep strategi yang membangun usaha, dan berkolaborasi.

“Strategi marketing kita juga mencakup berkolaborasi dengan influencer, dimana itu penting agar masyarakat mengetahui brand kita. Kita juga dirikan online dan offline store, kemudian juga kita pertahankan kualitas yang merefleksikan harga,” ungkap dia.

Baca juga: Mengapa Business Plan Penting untuk Mencapai Kesuksesan Berbisnis?

Entrepreneur & Founder Negeri Pembelajar Edu-tech Fellexandro Ruby mengatakan, dalam menajlani bisnis, ia juga mengalami jatih bangun hingga tiga kali. Namun dalam mengurangi risiko dalam bisnis, ada baiknya menggunakan fitur PO atau pre order.

Di sisi lain, pelaku usaha juga harus membuat pencatatan mengenai usahanya agar pergerakan arus modal dan pendapatan bisa terpantau.

“Modal pertama yang paling penting daripada duit, adalah memahami risko. Menurut saya, fitur seperti PO itu bisa meminimalisir kerugian. Sementara soal pengeluaran, tentunya perlu ada pencatatan yang jelas dan baik. Misal dari keuntungan dipakai untuk menambaah porsi investasi, mungkin pemilik bisa ambil untung sekitar 5 persen,” jelas Ruby.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Panggil Kepala Bapanas ke Istana, Bahas Apa?

Jokowi Panggil Kepala Bapanas ke Istana, Bahas Apa?

Whats New
Tuduhan Hindenburg Research Ini Bikin Duit Ratusan Triliun Gautam Adani Menguap

Tuduhan Hindenburg Research Ini Bikin Duit Ratusan Triliun Gautam Adani Menguap

Whats New
Perlindungan Data Pribadi Perlu Diperkuat

Perlindungan Data Pribadi Perlu Diperkuat

Rilis
Beli Solar Tanpa QR Code MyPertamina Dibatasi Hanya 20 Liter Per Hari

Beli Solar Tanpa QR Code MyPertamina Dibatasi Hanya 20 Liter Per Hari

Whats New
Periset BRIN: Memilih Kalteng untuk Food Estate adalah Pilihan Tepat

Periset BRIN: Memilih Kalteng untuk Food Estate adalah Pilihan Tepat

Rilis
Abon, Bawang Goreng, hingga Rendang, Jadi Produk yang Paling Cocok Diekspor

Abon, Bawang Goreng, hingga Rendang, Jadi Produk yang Paling Cocok Diekspor

Smartpreneur
OJK Berencana Terbitkan Mini 'Omnibus Law' untuk Gabungkan Aturan Turunan UU PPSK

OJK Berencana Terbitkan Mini "Omnibus Law" untuk Gabungkan Aturan Turunan UU PPSK

Whats New
Ekonomi 2022 Tumbuh 5,31 Persen, BPS Sebut Pendapatan Masyarakat Membaik

Ekonomi 2022 Tumbuh 5,31 Persen, BPS Sebut Pendapatan Masyarakat Membaik

Whats New
Meski Resesi Global, Kepala Otorita IKN 'Pede' Ada Konglomerat Cari Tempat Parkir Uangnya

Meski Resesi Global, Kepala Otorita IKN "Pede" Ada Konglomerat Cari Tempat Parkir Uangnya

Whats New
Soal IPO Pertamina Hulu Energi, OJK: Ada Sedikit Penundaan

Soal IPO Pertamina Hulu Energi, OJK: Ada Sedikit Penundaan

Whats New
Infrastruktur JIS Dikeluhkan Usai Konser Dewa 19, Sandiaga Minta Pengelolaannya Terintegrasi

Infrastruktur JIS Dikeluhkan Usai Konser Dewa 19, Sandiaga Minta Pengelolaannya Terintegrasi

Whats New
Penerapan 'Carbon Capture', Upaya Mencapai Target Produksi Migas Sekaligus NZE

Penerapan "Carbon Capture", Upaya Mencapai Target Produksi Migas Sekaligus NZE

Whats New
Kredit Restrukturisasi Covid-19 Perbankan Turun Jadi Rp 469 Triliun di 2022

Kredit Restrukturisasi Covid-19 Perbankan Turun Jadi Rp 469 Triliun di 2022

Whats New
Memasuki Tahun Politik, OJK Yakin Pemulihan Ekonomi akan Berlanjut

Memasuki Tahun Politik, OJK Yakin Pemulihan Ekonomi akan Berlanjut

Whats New
Curhat Kepala Otorita IKN ke Komisi XI DPR: Kami Anggaran Sudah Punya tapi DIPA Belum

Curhat Kepala Otorita IKN ke Komisi XI DPR: Kami Anggaran Sudah Punya tapi DIPA Belum

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+