Pertamina Bangun RS Darurat Covid-19 Tanjung Duren Berkapasitas 300 Tempat Tidur

Kompas.com - 16/07/2021, 20:45 WIB
RS Modular Darurat Covid-19 di Tanjung Duren Dok Pertamina RS Modular Darurat Covid-19 di Tanjung Duren
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertamina membangun Rumah Sakit (RS) Modular Darurat Covid-19 di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Rumah sakit darurat yang dibangun di lahan 4,2 hektar tersebut memiliki kapasitas sekitar 300 tempat tidur.

Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, Dedi Sunardi menyatakan Pertamina berkomitmen mendukung Pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19.

"Pada pembangunan ini, Pertamina terus berkoordinasi dengan KBUMN serta melakukan sinergi Pertamina Group dan BUMN lainnya. Diharapkan dalam 2 minggu ke depan dapat selesai secara bertahap," ujar Dedi dalam siaran pers, Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Pertamina mengatakan pembangunan RS Modular dilakukan oleh anak usaha Pertamina yaitu PT Patra Jasa dan akan menjadi ekstensi dari RS Pelni, yang merupakan anak usaha Pertamedika-IHC. Pembangunan dimulai pada 9 Juli 2021 dan ditargetkan selesai pada Agustus 2021.

Dari 300 tempat tidur yang disediakan, RS Modular Tanjung Duren mengalokasikan 128 tempat tidur untuk ruang perawatan, 70 tempat tidur di ruang IGD dan IGD ICU, serta 104 tempat tidur untuk di Gedung ICU.

Baca juga: Kritik dari WHO yang Berunjung Dicabutnya Rencana Vaksinasi Covid-19 Berbayar

Beberapa fasilitas yang disediakan di RS Modular Tanjung Duren antara lain ruang operasi, ruang laboratorium, radiologi (CT Scan dan X-Ray), dan ruang pemulasaraan jenazah. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Utama Pertamedika Fathema Djan Rachmat menyampaikan, pihaknya juga mengelola RS darurat Covid-19 di Asrama Haji Pondok Gede. Dalam waktu dekat, Pertamedika juga sedang mengkaji beberapa lokasi di Bandung untuk fasilitas darurat Covid-19.

"Kita akan bersinergi dengan beberapa BUMN lain seperti Kimia Farma, Telkom dan Pindad untuk menyediakan fasilitas perawatan Covid-19," jelas dr. Fathema.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama Patra Jasa, Litta Ariesca menambahkan desain RS Modular di Tanjung Duren ini dibangun dengan memaksimalkan potensi lahan dan kemungkinan pengembangan ke depan.

"RS modular Tanjung Duren juga dibangun mengikuti standar WHO," kata dia.

Sedangkan Ketua Satgas Covid DPR RI Sufmi Dasco memberikan apresiasinya kepada Pertamina Grup atas pembangunan RS Modular Covid-19 Tanjung Duren.

"Kami apresiasi dan dalam waktu dekat saya pikir dengan kerja yang cepat, fasilitas sudah bisa dimanfaatkan secara bertahap. Kami lihat dari desain dan lainnya day to day progress report tertata dengan baik," ujar Sufmi.

Baca juga: Jokowi Cabut Vaksinasi Berbayar, Ini Komentar Kimia Farma



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.