Mulai Besok, Tak Semua Orang Boleh Naik Kereta Api Jarak Jauh

Kompas.com - 19/07/2021, 11:37 WIB
Suasana stasiun Kereta Api Banyuwangi Kota, Rabu (7/7/2021). Kompas.com/ Imam RosidinSuasana stasiun Kereta Api Banyuwangi Kota, Rabu (7/7/2021).


JAKARTA, KOMPAS.com – Syarat bepergian naik kereta api (KA) jarak jauh diperketat pada masa libur Idul Adha 1442 H. Kebijakan ini berlaku untuk syarat naik KA jarak jauh periode 20-25 Juli 2021.

Pada periode tersebut, perjalanan KA jarak jauh hanya diperbolehkan bagi pelaku perjalanan yang bekerja di sektor esensial dan kritikal serta untuk kepentingan mendesak.

Artinya, mulai besok tidak semua orang boleh bepergian naik KA jarak jauh. Hal ini ditegaskan oleh VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Baca juga: Simak Prosedur Terbaru untuk Pembatalan Tiket Kereta Api

“Aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 54 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 42 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19,” ujarnya, Senin (19/7/2021).

Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021, bidang yang menjadi sektor esensial adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, TI dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, dan industri orientasi ekspor.

Kemudian yang termasuk sektor kritikal adalah kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi, makanan minuman dan penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jumlah Perjalanan KRL Jabodetabek Resmi Dipangkas, Ini Jadwalnya

Syarat naik KA jarak jauh di masa libur Idul Adha

Persyaratan naik KA jarak jauh di masa libur Idul Adha periode 20-25 Juli 2021 berbeda dengan syarat yang telah diberlakukan sebelumnya.

Terdapat sejumlah dokumen yang harus dilengkapi sebagai syarat naik kereta api jarak jauh. Pelanggan KA jarak jauh dari sektor kritikal dan esensial harus menunjukkan:

  1. Surat Tanda Registrasi Pekerja, atau
  2. Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat, atau
  3. Surat Tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

Baca juga: Syarat Perjalanan Diperketat, Penumpang KA Lokal Anjlok 89 Persen

Sementara itu, orang dengan kepentingan mendesak juga boleh bepergian naik KA jarak jauh. Yang dimaksud dengan kepentingan mendesak yaitu pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang, dan pengantar jenazah non Covid-19 dengan jumlah maksimal 5 orang.

Pelanggan KAI dengan kepentingan mendesak dibuktikan dengan menunjukkan surat keterangan perjalanan sebagai berikut:

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.