Penjualan SBR010 Lampaui Target, Pemerintah Kantongi Rp 7,5 Triliun

Kompas.com - 19/07/2021, 16:39 WIB
Ilustrasi utang ShutterstockIlustrasi utang
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mengantongi dana sebesar Rp 7,5 triliun dari hasil penjualan Obligasi Negara Ritel seri SBR010. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan pemerintah, yakni sebesar Rp 5 triliun.

Dikutip dari keterangan tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dijelaskan, walau diterbitkan dengan kupon terendah sepanjang penerbitan SBN ritel sejak tahun 2006, minat masyarakat untuk membeli surat utang pemerintah tersebut sangat tinggi.

"Hal ini terbukti dengan target maksimal penerbitan SBR010 yang telah terpenuhi di dua hari sebelum penutupan mas apenawaran SBR010," jelas DJPPR seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2021).

Baca juga: Masa Penawaran SBR010 Ditutup Lebih Cepat, Pesanan Investor Sudah Capai Target

Terdapat 23.337 investor yang berinvestasi SBR010. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.068 atau 38,9 persen dari jumlah total investor merupakan investor baru.

SBR010 merupakan SBR pertama yang diterbitkan di masa pandemi ini dimana seri ini terakhir diterbitkan pada bulan Februari 2020.

Dana hasil penjualan SBR010 tersebut akan dipergunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan APBN 2021, termasuk untuk program penanggulangan pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penerbitan SBR010 tersebut memecahkan rekor penerbitan SBN ritel non-tradable dari jumlah investor maupun dari nominalnya, baik dibandingkan dengan instrumen yang telah ditawarkan sebelumnya secara online maupun secara offline sebelum penggunaan sistem e-SBN di tahun 2018.

Baca juga: Lelang Surat Utang Pekan Depan, Pemerintah Patok Target Rp 33 Triliun

Investor yang membeli SBR010 ini tersebar dari seluruh wilayah provinsi di Indonesia.
Pada penerbitan SBR010 kali ini, terdapat 1.316 investor yang melakukan pemesanan dengan nominal Rp 1 juta. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan dengan penerbitan SBR sebelumnya di tahun 2020 dimana terdapat 886 investor yang melakukan pemesanan di Rp1 juta.

Dari total jumlah investor SBR010 yang membeli di nominal Rp 1 juta, hampir seluruhnya merupakan generasi milenial (81 persen) dan didominasi oleh investor baru (65,6 persen).

"Hal ini mencerminkan terus meningkatnya kesadaran generasi muda untuk berinvestasi dan SBR010 menjadi instrumen yang tepat untuk mulai belajar berinvestasi," jelas DJPPR.

Baca juga: Karyawan Bakal Dapat Subsidi Gaji Lagi? Ini Kata Kemenkeu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.