NIK dan KK untuk Daftar CPNS Tak Sesuai? Ini Cara Adukan ke Dukcapil

Kompas.com - 20/07/2021, 10:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak pendaftaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dibuka, banyak peserta yang tidak paham mengenai syarat yang diminta.

Selain akreditasi dan jurusan pendidikan, aduan paling banyak terkait dengan ketidaksesuaian antara data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) saat pembuatan akun di portal pendaftaran SSCASN Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Direktur Jenderal Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil), Zudan mengungkapkan bahwa selama masa pendaftaran seleksi ASN 2021, Ditjen Dukcapil telah menambah jumlah personel untuk mengatasi aduan masyarakat melalui call center Halo Dukcapil.

Baca juga: Pendaftaran CPNS Diperpanjang, Cek Instansi Terfavorit dan Sepi Peminat

"Sebelumnya, pastikan terlebih dahulu bahwa nomor KK sudah sesuai dengan kepala keluarga. KK akan berubah apabila ada perubahan terhadap kepala keluarga. Hal itu yang menjadi sebab biasanya NIK tidak sesuai dengan nomor KK, karena belum diupdate saat terjadi perubahan," sarannya melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (20/7/2021).

Untuk mempercepat proses penanganan masalah tersebut, pelamar diminta melampirkan format #NIK (16 digit) #Nama_Lengkap #Nomor_Kartu_Keluarga (16 digit) #Nomor_telp #Alamat_email#permasalahan. Adapun Layanan Helpdesk Ditjen Dukcapil bisa melalui Hotline 1500537, nomor Whatsapp/WA atau SMS 0811-800-5373, serta surel callcenter.dukcapil@gmail.com.

Pengaduan terkait ketidaksesuaian atau tidak terdatanya NIK ini akan dibantu juga oleh BKN yang akan menyambung ke akun media sosial resmi Dukcapil.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama BKN, Paryono menjelaskan, melalui kanal informasi media sosial dan Helpdesk SSCASN BKN secara berkala mengarahkan peserta untuk mengecek kembali kesesuaian NIK dan KK yang digunakan mendaftar.

Baca juga: PPKM Darurat, Kejaksaan Agung Permudah Syarat Administrasi CPNS 2021

Jika menemukan kesulitan atau datanya belum mengalami perubahan para pelamar juga diminta untuk melakukan pembaruan data NIK dan KK ke Dukcapil. Tim SSCASN BKN juga telah melampirkan kontak layanan Dukcapil Pusat di portal pendaftaran untuk membantu peserta yang mengalami pembuatan akun di portal, mulai dari call center, whatsapp, dan email.

"Tidak hanya itu, tim medsos BKN juga kerap membantu melakukan mention atau tag ke akun medsos Dukcapil pada kolom komentar para pelamar yang mengeluhkan kendala NIK dan KK," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Hanya Tren, Fesyen Berkelanjutan Kini Jadi Kebutuhan

Tak Hanya Tren, Fesyen Berkelanjutan Kini Jadi Kebutuhan

BrandzView
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram Hingga 1 Kg

Spend Smart
Simak Tarif dan Cara Menghitung Pajak Sarang Burung Walet

Simak Tarif dan Cara Menghitung Pajak Sarang Burung Walet

Whats New
Upskilling Itu Penting, Ini Alasannya!

Upskilling Itu Penting, Ini Alasannya!

Work Smart
BPK: Dana Rp 289,85 Miliar Program Kartu Prakerja Salah Sasaran

BPK: Dana Rp 289,85 Miliar Program Kartu Prakerja Salah Sasaran

Whats New
Soal Penyebab Banjir Rob Semarang, Pemerintah Sebut karena Ketinggian Pasang Air Laut Ekstrem

Soal Penyebab Banjir Rob Semarang, Pemerintah Sebut karena Ketinggian Pasang Air Laut Ekstrem

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Menguat pada Penutupan Sesi I Perdagangan

IHSG dan Rupiah Kompak Menguat pada Penutupan Sesi I Perdagangan

Whats New
Perluas Distribusi Reksa Dana, Bahana TCW Gandeng Fundtastic dan Bank Muamalat

Perluas Distribusi Reksa Dana, Bahana TCW Gandeng Fundtastic dan Bank Muamalat

Whats New
Pelantikan Dewan Komisioner OJK 2022-2027 Ditunda, Ini Alasannya

Pelantikan Dewan Komisioner OJK 2022-2027 Ditunda, Ini Alasannya

Whats New
KreditPro dan eFishery Dukung Budidaya Perikanan Lewat Program Kabayan

KreditPro dan eFishery Dukung Budidaya Perikanan Lewat Program Kabayan

Rilis
Nasabah Gagal Bayar WanaArtha Life Minta Direksi Baru Percepat Penyehatan Keuangan

Nasabah Gagal Bayar WanaArtha Life Minta Direksi Baru Percepat Penyehatan Keuangan

Whats New
Ajak Profesional HR Jawab Tantangan Soal SDM Pascapandemi, SKK Migas dan KKKS Gelar IHSR 2022

Ajak Profesional HR Jawab Tantangan Soal SDM Pascapandemi, SKK Migas dan KKKS Gelar IHSR 2022

Rilis
Pelantikan Dewan Komisioner OJK Batal Dilaksanakan Hari Ini, Kenapa?

Pelantikan Dewan Komisioner OJK Batal Dilaksanakan Hari Ini, Kenapa?

Whats New
NIK Jadi NPWP Mulai 2023, Ini Hal yang Perlu Kamu Ketahui

NIK Jadi NPWP Mulai 2023, Ini Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Whats New
Ekonom: Jika BI Naikkan Suku Bunga, Berpotensi Ganggu Laju Pemulihan Ekonomi Nasional

Ekonom: Jika BI Naikkan Suku Bunga, Berpotensi Ganggu Laju Pemulihan Ekonomi Nasional

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.