Menteri Tjahjo Minta ASN Sukseskan Program Penyaluran Bansos

Kompas.com - 20/07/2021, 11:11 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi II DPR di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (8/4/2021). ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi II DPR di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (8/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk peduli dengan lingkungan sekitarnya serta ikut memperhatikan pelaksanaan arahan Presiden Joko Widodo mengenai bantuan sosial (bansos).

Ia juga mengajak ASN untuk berperan aktif dalam menjalankan kebijakan dan program pemerintah untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19.

"ASN jadi mata dan telinga masyarakat sekaligus mata dan telinga pemerintah agar arahan Presiden terlaksana dengan baik. Presiden telah menginstruksikan terkait bantuan sosial dan obat gratis untuk penderita Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri," ujarnya melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Kemensos Bakal Salurkan Bansos Beras 5 Kg Untuk Buruh Lepas dkk

ASN juga diminta untuk memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya program vaksinasi Covid-19.

"Kita ikut memberikan informasi dan mengusahakan yang terbaik terkait vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat dan keluarga kita yang membutuhkan," imbaunya.

ASN sebagai penyelenggara negara wajib memberi contoh bagi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, tetap produktif, serta mendukung seluruh upaya pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, kata dia, perlu kesadaran seluruh bangsa Indonesia untuk memerangi pandemi Covid-19.

"Bersama-sama kita gotong-royong dengan TNI, Polri, dan Satpol PP setempat untuk menggerakkan dan mengorganisir masyarakat untuk taat menjalankan protokol kesehatan dan menyukseskan vaksinasi," pungkasnya.

Sebagai informasi, pemerintah berencana memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak karena kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Anggaran bansos pun mencapai Rp 39,19 triliun. Dengan begitu, anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) naik menjadi Rp 744,75 triliun dari Rp 699,43 triliun.

Baca juga: Cek Penerima Bansos Tunai dan Beras 10 Kg di cekbansos.kemensos.go.id

Adapun bansos yang diberikan berupa Kartu Sembako selama 2 bulan denga besaran manfaat Rp 200.000 per bulan, beras Bulog sebanyak 10 kilogram (kg) yang diberikan kepada pemegang Kartu Sembako dan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), diskon tarif listrik, pelaksanaan pembebasan biaya beban atau abonemen hingga Desember 2021.

Kemudian, tambahan dana program Kartu Prakerja mencapai Rp 30 triliun menyasar 8,4 juta peserta, Bansos Tunai Rp 300.000 per bulan untuk periode 6 bulan yang dibayarkan pada Juli ini, serta kuota internet yang diperpanjang hingga akhir tahun 2021. Selain itu, pemerintah juga membagi-bagikan paket obat gratis kepada pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.