Kompas.com - 21/07/2021, 10:52 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Rabu (21/7/2021), bergerak ke arah zona hijau.

Berdasarkan data RTI, pukul 9.20 WIB, indeks acuan saham tersebut berada di level 6.043,57 atau naik 0,44 persen (26,1 poin).

Sebanyak 213 saham menguat, 175 melemah, 173 saham tidak mengalami perubahan harga. Transaksi yang diperoleh mencapai Rp 2,16 triliun dari 3,18 miliar lembar saham. Sedangkan investor asing di seluruh pasar melakukan aksi beli yang mencapai Rp 66,07 miliar.

Menurut Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan, IHSG hari ini masih bergerak melemah meski angka kasus Covid-19 dalam negeri mulai melandai. Namun secara teknikal, candlestick membentuk long black body mengindikasikan potensi pelemahan.

"Pergerakan masih dibayangi akan kasus Covid-19 dari dalam negeri yang tercatat turun namun angka kematian semakin tinggi sehingga masih cukup mengkhawatirkan," ujarnya dalam proyeksi tersebut.

Baca juga: Dampak Virus Corona Varian Delta, Harga Bitcoin dkk Kembali Berguguran

Sementara itu, menurut CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, pergerakan IHSG terlihat belum mampu keluar dari rentang konsolidasi wajarnya. Capital inflow belum terlihat akan bertumbuh signifikan ditambah dengan kondisi masih melambatnya perputaran roda perekonomian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun momentum tekanan masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor baik jangka pendek, menengah maupun panjang, dikarenakan dengan pergerakan fluktuatif yang terjadi dalam IHSG dapat dimanfaatkan untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek. Hari ini, IHSG berpotensi berada dalam tekanan," kata William.

Sementara itu di pasar spot, indeks nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) justru melemah. Berdasarkan data Bloomberg pukul 9.56 WIB, kurs rupiah Rp 14.550 per dollar AS, melemah 32 poin atau 0,22 persen dibandingkan posisi Senin (19/7/2021).

Baca juga: Omzet UMKM Diprediksi Anjlok 80 Persen akibat Perpanjangan PPKM Darurat

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.