Jokowi Perpanjang PPKM Darurat, KSPI Khawatir Terjadi PHK Massal

Kompas.com - 21/07/2021, 11:24 WIB
Ilustrasi PHK akibat Covid-19 Shutterstock/Blue Planet StudioIlustrasi PHK akibat Covid-19
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Perpanjangan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021 dinilai akan mendorong terjadinya PHK buruh secara massal, utamanya di sektor industri manufakur dan fabrikasi.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan, selama pemberlakuan PPKM Darurat, sudah ada banyak perusahaan yang berunding dengan serikat buruh untuk melakukan efisiensi.

“Semenjak PPKM Darurat diberlakukan, apalagi diperpanjang sampai 25 Juli, sudah banyak manajemen perusahaan yang mengajak berunding serikat pekerja untuk persiapan efisiensi perusahaan dengan cara mengurangi jumlah buruh atau PHK bertahap,” kata Said kepada Kompas.com, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: IHSG Menguat meski PPKM Darurat Diperpanjang

KSPI juga meminta pemerintah memperhatikan nasib buruh yang terpapar Covid-19. Sebab kata Said, ada perusahaan yang tidak memberikan vitamin dan obat gratis lantaran arus kas yang tidak mencukupi.

“Bisa dipastikan, bilamana PPKM darurat terus diperpanjang tanpa ada kepastian pengendalian angka buruh penderita Covid-19, dan buruh isoman tidak diberi obat dan vitamin gratis, serta lambatnya vaksinasi gratis buat buruh, maka bisa dipastikan ledakan PHK akan terjadi di tengah PPKM darurat ini,” kata dia.

“Paling tidak, dalam satu minggu kedepan akan banyak buruh yang dirumahkan dengan dipotong gaji, tergantung seberapa banyak buruh yang terpapar Covid-19,” sambung Said.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Hal itu Jokowi sampaikan saat memberikan keterangan pers melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021) malam.

Jokowi menegaskan setelah PPKM darurat diperpanjang akan ada relaksasi secara bertahap jika tren kasus Covid-19 menurun.

"Jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap," ujar Jokowi.

Baca juga: Omzet UMKM Diprediksi Anjlok 80 Persen akibat Perpanjangan PPKM Darurat



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.