Luhut Optimistis Herd Immunity Bisa Tercapai Akhir 2021

Kompas.com - 21/07/2021, 15:03 WIB
Ilustrasi herd immunity ShutterstockIlustrasi herd immunity

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan optimistis, kekebalan kelompok atau herd immunity bisa tercapai pada akhir tahun 2021. Optimisme itu sejalan dengan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang terus di genjot pemerintah.

"Kalau saya pikir sih mestinya bisa," ujarnya dalam acara B-Talk Kompas TV, Selasa (20/7/2021).

Luhut mengatakan, pada daerah-daerah utama seperti Jakarta dan Bali pun tingkat vaksinasi sudah tinggi, sehingga diyakini herd immunity di kedua wilayah tersebut bahkan akan tercapai pada September 2021.

Baca juga: Memahami Kalimat Jokowi Ketika Umumkan Perpanjangan PPKM Darurat

"Seperti Jakarta dan Bali, mungkin September bisa, kan jumlah vaksin saja di Jakarta sudah mendekati 75 persen, bulan depan sudah bisa 80 persen, di Bali pun sudah 80 persen," ungkapnya.

Di sisi lain, pemerintah pun akan melakukan akselerasi vaksinasi. Salah satunya dengan mendorong pelaksanaan vaksin di wilayah-wilayah aglomerasi seperti Jabodetabek, Bandung Raya, Solo Raya, Semarang Raya, hingga Surabaya Raya.

"Jadi akan dibikin simpul-simpul utama dan itu kita selesaikan, supaya nanti itu mengembangkan ke luar," jelas Koordinator PPKM Darurat tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Luhut menambahkan, selain upaya membentuk herd immunity, pemerintah pun mendorong penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat miskin. Ia bilang, pemerintah tengah berupaya untuk memastikan penyaluran bansos bisa tepat sasaran.

Menurutnya, saat ini Kementerian Sosial telah memperbaiki data penerima bansos, sehingga diyakini penyalurannya akan lebih baik. Di sisi lain, distribusinya akan melibatkan pula bantuan dari pihak TNI dan Polri.

"Bu Mensos itu lakukan harmonisasi data, itu datanya semakin bagus. Jadi sudah selesai data di Himbara, nah itu saya pikir penyalurannya dalam 1-2 hari ke depan sudah baik," pungkasnya.

Baca juga: Alasan di Balik Permintaan Maaf Luhut Soal PPKM Darurat Belum Optimal

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X