Dilonggarkan, Cek Update Syarat Bepergian Naik Kereta Api

Kompas.com - 26/07/2021, 10:53 WIB
Ilustrasi kereta api Dok.PT KAI Daop 7Ilustrasi kereta api


JAKARTA, KOMPAS.com – Persyaratan naik kereta api (KA) dilonggarkan seiring berakhirnya masa berlaku pengetatan perjalanan selama libur Idul Adha.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) merilis kebijakan terbaru mengenai syarat bepergian naik kereta api yang terdiri dari KA jarak jauh dan KA lokal.

Mulai 26 Juli 2021, pelanggan KA jarak jauh tak lagi dibatasi berdasarkan kriteria pekerja sektor esensial dan kritikal serta untuk kepentingan mendesak saja.

Baca juga: Aturan Terbaru Naik Kereta, Penumpang KA Lokal Tak Wajib Kartu Vaksin

Artinya, kini semua orang boleh naik KA jarak jauh asalkan memenuhi syarat karena adanya pelonggaran mengenai siapa saja yang boleh naik kereta api.

Syarat naik kereta api jarak jauh diberlakukan menurut wilayah operasional. Terdapat perbedaan syarat yang diberlakukan di Jawa dan Sumatera.

Persyaratan naik kereta api jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatera yakni wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Update 13 Stasiun KA yang Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 Gratis

Khusus perjalanan KA jarak jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Bagi pelanggan KA jarak jauh yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat menggunakan kereta api jarak jauh.

Hanya saja, pelanggan tersebut wajib menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis dan disertai surat negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku.

Untuk pelanggan usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Kemudian untuk pelanggan usia di bawah 5 tahun, tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

Syarat naik KA Lokal

Sementara itu, syarat bepergian naik KA lokal berbeda dengan syarat naik KA jarak jauh. Perjalanan KA lokal hanya berlaku untuk perkantoran sektor esensial dan sektor kritikal.

Baca juga: Simak Prosedur Terbaru untuk Pembatalan Tiket Kereta Api

Artinya, tidak semua orang boleh naik KA lokal. Pekerja sektor esensial dan kritikal yang boleh naik KA lokal harus memiliki bukti Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah setempat atau Surat Tugas dari pimpinan perusahaan.

Pelanggan KA lokal tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

Meski demikian, KAI akan melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen secara acak kepada para pelanggan di stasiun.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100 persen.

Baca juga: Update Jadwal dan Syarat Naik KRL Periode PPKM Level 4

“KAI mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah pada masa pandemi untuk menekan penyebaran Covid-19,” ujar Joni dalam keterangan resminya pada Senin (26/7/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.