IPO, Hasnur Tawarkan Saham di Kisaran Rp 230-Rp 300 Per Saham

Kompas.com - 26/07/2021, 18:39 WIB
Presdir Hasnur Group Jayanti Sari, Senin (27/8/2018) KOMPAS.com/ Bambang Priyo JatmikoPresdir Hasnur Group Jayanti Sari, Senin (27/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan bidang jasa transportasi laut PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HIS) berencana akan mencatatkan saham perdananya atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), menyusul penerbitan prospektus awal pada tanggal 26 Juli 2021.

HIS akan menawarkan sebanyak 525.250.000 saham baru atau 20 persen dari total modal disetor.

Penawaran awal saham HIS akan ditawarkan dengan rentang harga Rp 230-Rp 300 per saham. HIS menunjuk PT RHB Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi untuk bisa mencatatkan saham HIS pada kuartal ketiga tahun ini.

Baca juga: Induk Perusahaan Rumah.com Bakal IPO di Bursa Efek New York

"Ini adalah bentuk komitmen dari Manajemen Perseroan untuk dapat bertumbuh dan berkembang bersama semua pemangku kepentingan Perseroan, terutamanya kepada para pemegang saham yang telah dan akan terus mendukung perjalanan bisnis Perseroan di masa yang akan datang," ujar Direktur Utama HIS Jayanti Sari secara virtual, Senin (26/7/2021).

Lebih lanjut ia memaparkan, rencana penggunaan dana dari IPO ini akan dialokasikan seluruhnya untuk pengembangan usaha HIS serta entitas anak perusahaan yang seluruhnya bergerak di bidang usaha transportasi laut dan jasa kepelabuhan.

Sebanyak 46 persen dari hasil IPO untuk belanja modal untuk membeli tiga set armada kapal dan tongkang, dengan indikasi harga senilai Rp 150 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika dari 46 persen hasil IPO tersebut tidak cukup untuk mendanai pembelian tiga kapal dan tongkang, maka kekurangannya akan menggunakan dana pihak ketiga yang akan diusahakan setelah IPO.

Ia pun berharap, dengan adanya pembelian tiga set armada tersebut akan memperbaiki kinerja operasional, melalui perbaikan komposisi penggunaan armada antara kapal sewa dan kapal milik sendiri.

Sebanyak 23 persen dana dari hasil IPO akan disalurkan kepada entitas anak HRT dalam bentuk pinjaman untuk pembelian peralatan untuk mendukung rencana pengembangan serta peningkatan fasilitas dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang jasa kepelabuhan.

Sisanya, lanjut Jayanti, sebanyak 31 persen akan digunakan untuk modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional.

Baca juga: Bos BCA Buka-bukaan soal Rencana IPO BCA Digital

 

Dari jumlah saham yang ditawarkan tersebut, HIS mengalokasikan sebesar 5 persen atau 26.262.500 dari jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum perdana saham untuk program kepemilikan saham oleh karyawan (Employment Share Allocation atau ESA).

Periode Penawaran Awal dimulai sejak 26 Juli 2021 hingga 6 Agustus 2021, HIS menargetkan untuk dapat tercatat dan melantai di BEI dalam kuartal tiga tahun ini.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham publik, HIS menganggarkan kebijakan pembayaran dividen sebesar 30 persen dimulai dari tahun 2022, berdasarkan laba tahun berjalan tahun buku 2021.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digitalisasi Jadi Strategi Bank BJB Catatkan Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi

Digitalisasi Jadi Strategi Bank BJB Catatkan Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi

Rilis
BCA Kembali Gelar KPR BCA ONLINEXPO, Simak Keuntungan dan Syaratnya

BCA Kembali Gelar KPR BCA ONLINEXPO, Simak Keuntungan dan Syaratnya

BrandzView
Penumpang KRL Melonjak, KAI Commuter Tegaskan Masih Ada Pembatasan

Penumpang KRL Melonjak, KAI Commuter Tegaskan Masih Ada Pembatasan

Whats New
Mengapa Tapering Bank Sentral AS Diwaspadai Banyak Negara?

Mengapa Tapering Bank Sentral AS Diwaspadai Banyak Negara?

Whats New
Investasi Ratusan Triliun Rupiah untuk Mobil Listrik Akan Datang ke Indonesia

Investasi Ratusan Triliun Rupiah untuk Mobil Listrik Akan Datang ke Indonesia

Whats New
Di Tengah Pandemi, Industri Furnitur Lokal Perluas Jangkauan Produk

Di Tengah Pandemi, Industri Furnitur Lokal Perluas Jangkauan Produk

Rilis
Kewirausahaan adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Kewirausahaan adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Whats New
Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Whats New
Kemenkop UKM Siapkan Skema Baru Pencairan BLT untuk UMKM

Kemenkop UKM Siapkan Skema Baru Pencairan BLT untuk UMKM

Whats New
Ada Gangguan Jaringan Internet Telkom, BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS

Ada Gangguan Jaringan Internet Telkom, BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS

Whats New
Coba Penerbangan Perdana Super Air Jet Jakarta-Palembang, Seperti Apa Rasanya?

Coba Penerbangan Perdana Super Air Jet Jakarta-Palembang, Seperti Apa Rasanya?

Whats New
Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Rilis
Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Whats New
Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Whats New
Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.