Kompas.com - 27/07/2021, 12:53 WIB
Dirut BRI Sunarso Dok. BRIDirut BRI Sunarso

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Akumindo) menyambut baik peningkatan pagu kredit UMKM yang dilakukan perbankan dalam rangka meningkatkan kinerja pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Akumindo Ikhsan Ingratubun menilai, dalam momentum pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, peningkatan pagu kredit perbankan menjadi penting untuk memberikan modal kepada para pelaku usaha.

"Ini kan pada posisi UMKM mau bangkit dari penderitaannya akibat pandemi selama 1,5 tahun terakhir," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Cek E-form BRI, Pemerintah Anggarkan buat 3 Juta Penerima BPUM Rp 1,2 Juta

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI merupakan salah satu bank yang telah menaikkan pagu kredit UMKM.

Selain meningkatkan pagu kredit, BRI juga terus mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital, dengan tujuan mempermudah akses pembiayaan di tengah pandemi.

Berdasarkan data Akumindo, terdapat 5 juta pelaku UMKM yang sudah memanfaatkan teknologi digital selama pandemi, dengan demikian total terdapat 13 juta pelaku UMKM yang memanfaatkan teknologi digital.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tentu ini potensi besar bagi pangsa kredit UMKM BRI," kata Ikhsan.

Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan, untuk mengembangkan UMKM khususnya di segmen mikro, perseroan telah merumuskana dua strategi utama, yakni menumbuhkembangkan nasabah atau debitur eksisting

Pemberdayaan itu mulai dari literasi digital hingga membantuu nasabah menemukan bisnis model baru, termasuk mendigitalisasi pasar tradisional.

"Lebih dari 4.500 pasar tradisional di Indonesia telah menggunakan platform web pasar BRI atau pasar.id," ujar Sunarso.

Strategi kedua, BRI berusaha menemukan sumber-sumber pertumbuhan kredit yang baru dengan menyasar segmen yang lebih kecil lagi, yakni ultra mikro dengan membangun ekosistem digital yang fokusnya mendukung kegiatan-kegiatan produktif di masyarakat melalui cara-cara baru, dan optimalisasi pengembangan BRIBRAIN.

Baca juga: Bentuk Holding Ultra Mikro, BRI Right Issue 28 Miliar Lembar Saham

BRI juga mentransformasi proses bisnisnya dengan berbagai aplikasi digital.

Untuk menggenjot penyaluran kredit, BRI akan memaksimalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan juga Kredit Modal Kerja (KMK) yang dijamin oleh lembaga penjaminan kredit.

"Pada tahun ini, BRI menawarkan skema KUR tanpa jaminan yang bisa disalurkan ke pelaku usaha ultra mikro yang diperkirakan sebanyak 57 juta," ucap Sunarso.

Baca juga: Per Semester I 2021, BRI Telah Salurkan KUR Rp 84,8 Triliun



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.