PPKM Level 4 Diperpanjang, Petani dan Pemilik Komoditas Tetap Bisa Registrasi Resi Gudang

Kompas.com - 27/07/2021, 14:07 WIB
PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) mencatat, sepanjang semester I tahun 2021 pemanfaatan resi gudang di Indonesia meningkat 49 persen. KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALIPT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) mencatat, sepanjang semester I tahun 2021 pemanfaatan resi gudang di Indonesia meningkat 49 persen.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) memastikan bahwa para petani dan pemilik komoditas tetap bisa melakukan registrasi resi gudang di tengah kebijakan perpanjangan PPKM yang dilakukan pemerintah.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi mengatakan, pihaknya memanfaatkan layanan transformasi digital melalui aplikasi IsWare Next Gen.

“Dengan transformasi teknologi yang dilakukan KBI, proses Registrasi Resi Gudang sangat meminimalisir pertemuan fisik. Upaya ini telah dilakukan KBI bahkan sebelum pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia. Dengan demikian, untuk saat ini bisa kami katakan untuk Registrasi Resi Gudang tidak ada kendala," ujarnya dalam siaran persnya, dikutip Kompas.com, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Pemerintah Godok Neraca Komoditas, Apa Urgensinya?

Menurutnya, dengan aplikasi ini, masyarakat petani dan pemilik komoditas dari seluruh Indonesia tetap bisa melakukan registrasi dengan cepat dan aman.

Selain itu, Fajar Wibhiyadi memaparkan, pemanfaatan Resi Gudang selama pandemi Covid-19, khususnya di kuartal I/2021 tercatat mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan.

Data dari KBI, sepanjang kuartal I /2021, jumlah Resi Gudang yang diregistrasi mengalami peningkatan sebesar 49 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun komoditas yang dapat masuk ke Sistem Resi Gudang meliputi beras, gabah, jagung, kopi, kakao, karet, garam, lada, pala, ikan, bawang merah, rotan, kopra, teh, rumput laut, gambir, timah, gula putih kristal, kedelai serta ayam karkas beku.

Baca juga: Asosiasi Industri: Neraca Komoditas Harus Dievaluasi Rutin

“Sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang, kami bersama dengan otoritas serta pemangku kepentingan lainnya, akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pemanfaatan Resi Gudang, termasuk juga memperluas wilayah sosialisasi ke berbagai daerah khususnya ke sentra-sentra komoditas unggulan. Dalam situasi pandemi seperti saat ini, kegiatan sosialisasi dan edukasi tetap berjalan meskipun dilakukan dengan cara daring," ungkap Fajar Wibhiyadi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.