Kompas.com - 27/07/2021, 17:03 WIB
Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, saat bertemu dengan pengurus Kadin NTT di Kupang, Sabtu (22/5/2021) malam KOMPAS.com /SIGIRANUS MARUTHO BEREMenteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, saat bertemu dengan pengurus Kadin NTT di Kupang, Sabtu (22/5/2021) malam

Terkait menurunnya peringkat investasi dari Jepang, Bahlil mengakui, langkah Negeri Sakura itu menarik para pekerjanya dari Indonesia akibat lonjakan pandemi Covid-19, turut memberikan pengaruh.

Kendati demikian, ia memastikan, pemerintah akan melakukan komunikasi dengan pihak Jepang untuk membahasnya dan mencari solusi.

Namun, terkait dampak kebijakan Jepang tersebut terhadap investasi di kuartal III-2021, Bahlil bilang belum memperhitungkannya.

Baca juga: Investasi Reksa Dana, Apakah Menguntungkan?

"Harus diakui setiap perusahaan yang sedang menjalankan operasi, ketika sebagian tenaga ahli pulang, pasti ada dinamika dalam percepatan pekerjaan. Dinamika ini harus kita lakukan upaya bagaimana memediasi mereka untuk bisa diselesaikan," kata dia.

"Kemudian apakah ada dampaknya di kuartal III? Saya belum bisa jawab sekarang, ini harus tanyakan ke mereka apa masalah dan solusi yang dibuat. Tolong kasih kami kesempatan sedikit untuk deteksi perusahaan mana saja yang tenaga kerjanya balik," lanjut Bahlil.

Adapun realisasi investasi PMA di sepanjang semester I-2021, tetap Singapura yang menjadi investor terbesar dengan nilai investasi mencapai 4,7 juta dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, diikuti Hong Kong dengan investasi mencapai 2,2 juta dollar AS.

Selanjutnya pada posisi ketiga oleh China dengan nilai investasi sebesar 1,6 juta dollar AS, lalu Belanda dengan nilai investasi 1,2 juta dollar AS, serta Korea Selatan dengan nilai investasi 1,07 juta dollar AS.

Baca juga: Prudential Indonesia Luncurkan Dana Investasi PRULink Dollar AS

Sementara Jepang ada di posisi keenam dengan nilai investasi sebesar 1,03 juta dollar AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.