BTN Kantongi Laba Bersih Rp 920 Miliar pada Kuartal II-2021

Kompas.com - 28/07/2021, 17:57 WIB
Ilustrasi BTN. Dok. BTNIlustrasi BTN.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mengantongi laba bersih sebesar Rp 920 miliar pada kuartal II-2021.

Kinerja itu tumbuh 19,87 persen dibandingkan periode sama di tahun lalu yang sebesar Rp 768 miliar.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, capaian tersebut di dorong perbaikan proses bisnis yang dilakukan perseroan.

Baca juga: BTN Salurkan Bansos Pemerintah Rp 433,7 Miliar Selama PPKM Darurat

BTN telah melalukan berbagai strategi mulai dari efisiensi, digitalisasi, perampingan outlet, hingga meningkatkan fee based income melalui transaksi non-kredit.

"Dengan berbagai langkah itu, laba bersih BTN tercatat tumbuh 19,87 persen menjadi Rp 920 miliar pada kuartal II-2021," ujar Haru dalam konferensi pers virtual, Rabu (28/7/2021).

Haru menjelaskan, perolehan laba bersih ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga sebesar 1,39 persen (year on year/yoy).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beban bunga juga berhasil ditekan turun sebesar 13,63 persen (yoy) sehingga pendapatan bunga bersih BTN melonjak di level 28,18 persen (yoy).

Peningkatan pandapatan bunga itu sejalan dengan tumbuhnya penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar 5,59 persen (yoy) menjadi Rp 265,9 triliun dari sebelumnya Rp 251,83 triliun.

Baca juga: BTN Tambah Fitur Mobile Banking, Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu hingga Bayar Pakai QR

Ia bilang, pertumbuhan ini berada di atas rata-rata industri perbankan nasional yang hanya tumbuh 0,45 persen (yoy) per Juni 2021.

"BTN menunjukkan kinerja yang sangat baik kalau lihat selama 6 bulan pertama secara terus-menurus menunjukkan pertumbuhan kredit yang positif," kata Haru.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BCA Kembali Gelar KPR BCA ONLINEXPO, Simak Keuntungan dan Syaratnya

BCA Kembali Gelar KPR BCA ONLINEXPO, Simak Keuntungan dan Syaratnya

BrandzView
Penumpang KRL Melonjak, KAI Commuter Tegaskan Masih Ada Pembatasan

Penumpang KRL Melonjak, KAI Commuter Tegaskan Masih Ada Pembatasan

Whats New
Mengapa Tapering Bank Sentral AS Diwaspadai Banyak Negara?

Mengapa Tapering Bank Sentral AS Diwaspadai Banyak Negara?

Whats New
Investasi Ratusan Triliun untuk Mobil Listrik akan Datang ke Indonesia

Investasi Ratusan Triliun untuk Mobil Listrik akan Datang ke Indonesia

Whats New
Di Tengah Pandemi, Industri Furnitur Lokal Perluas Jangkauan Produk

Di Tengah Pandemi, Industri Furnitur Lokal Perluas Jangkauan Produk

Rilis
Kewirausahaan Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Kewirausahaan Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Whats New
Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Whats New
Kemenkop UKM Siapkan Skema Baru Pencairan BLT untuk UMKM

Kemenkop UKM Siapkan Skema Baru Pencairan BLT untuk UMKM

Whats New
Ada Gangguan Jaringan Internet Telkom, BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS

Ada Gangguan Jaringan Internet Telkom, BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS

Whats New
Coba Penerbangan Perdana Super Air Jet Jakarta-Palembang, Seperti Apa Rasanya?

Coba Penerbangan Perdana Super Air Jet Jakarta-Palembang, Seperti Apa Rasanya?

Whats New
Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Rilis
Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Whats New
Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Whats New
Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Whats New
Perilaku Belanja Rumah Tangga Bergeser Selama Pandemi, Penjualan Furnitur Mulai Bangkit

Perilaku Belanja Rumah Tangga Bergeser Selama Pandemi, Penjualan Furnitur Mulai Bangkit

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.