Kompas.com - 29/07/2021, 10:15 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (29/7/2021), berada di teritori positif. Berdasarkan data RTI, pukul 09.40 WIB, IHSG naik 0,28 persen atau 17 poin ke 6.105,85.

Sebanyak 218 saham menguat, 203 melemah, 163 saham tidak mengalami perubahan harga (stagnan).

Nilai transaksi perdagangan sementara mencapai Rp 2,9 triliun dengan volume 4,65 miliar lembar saham. Pagi ini, investor asing melakukan aksi beli yang mencapai Rp 34,78 miliar.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Ingin Wakaf Bisa Berbentuk Saham hingga Deposito

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan memproyeksikan IHSG hari ini bergerak di zona merah.

Menurut dia, secara teknikal, indikator stochastic membentuk deadcross mengindikasikan IHSG berpotensi melemah dalam jangka pendek. Pergerakan akan cukup terbatas.

Selain mengamati status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), investor akan menyimak kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed terkait suku bunganya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Investor mencermati dampak dari PPKM. Investor juga akan mencermati hasil dari rapat The Fed yang telah menetapkan suku bunga dan rencana kebijakan kedepan," ujarnya dalam rekomendasinya.

Baca juga: Perdagangan Kamis, IHSG Diprediksi Bergerak Melemah

Senada, analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya yang menilai, perkembangan pergerakan IHSG masih terlihat berada dalam fase konsolidasi jangka panjang dikarenakan masih minimnya sentimen yang dapat mendorong kenaikan IHSG.

"Sedangkan capital inflow belum terlihat bertumbuh secara signifikan ditambah dengan kondisi masih melambatnya perputaran roda perekonomian. Hal ini cukup menjadi tantangan untuk dapat mendorong kenaikan IHSG, hari ini IHSG berpotensi berada dalam tekanan," sebutnya.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot,  pagi ini bergerak di zona merah.

Berdasarkan data Bloomberg, pukul 09.58 WIB, kurs rupiah berada di posisi Rp 14.495 per dollar AS, turun tipis 0,06 persen dibandingkan penutupan kemarin pada Rp 14.487 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.