Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.014 Triliun pada Semester 1-2021

Kompas.com - 29/07/2021, 16:50 WIB
Ilustrasi Bank Mandiri. kode bank mandiri (Rafapress/SHUTTERSTOCK) Ilustrasi Bank Mandiri. kode bank mandiri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyalurkan kredit secara konsolidasi sebesar Rp 1.014,3 triliun pada semester I-2021. Realisasi ini tumbuh 16,4 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 871,6 triliun.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penyaluran kredit perusahaan anak yang tumbuh 79,03 persen yoy menjadi Rp 209,1 triliun pada semester I-2021.

Kemudian, kredit Bank Mandiri ditopang oleh segmen wholesale banking yang mengalami pertumbuhan sebesar 7,13 persen menjadi Rp 534,2 triliun dan retail banking tumbuh 5,78 persen menjadi Rp 271 triliun.

"Sementara pembiayaan ke segmen UMKM tercatat naik 20,1 persen yoy menjadi Rp 98,3 triliun hingga kuartal II-2021," ujar Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, dalam konferensi pers virtual, Kamis (29/7/2021).

Lebih lanjut Darmawan menjelaskan, penyaluran kredit dilakukan secara prudent, dengan mempertimbangkan sektor yang masih potensial dan pemulihannya lebih cepat.

Baca juga: IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Menguat

Langkah tersebut mampu menekan rasio kredit macet atau non performing loans (NPL) gross sebesar 21 bps menjadi 3,08 persen.

"Capaian ini juga diikuti dengan inisiatif untuk terus membentuk coverage ratio di level yang konservatif di kisaran 221,87 persen meningkat 26,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata dia.

Adapun untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR), bank dengan kode emiten BMRI itu telah menyalurkan KUR sebesar Rp 19,68 triliun pada akhir paruh pertama tahun ini atau 63,5 persen dari target 2021, dengan jumlah penerima lebih dari 200.000 debitur UMKM.

Pada program restrukturisasi kredit terdampak pandemi, Bank Mandiri telah memberikan persetujuan restrukturisasi debitur terdampak pandemi kepada lebih dari 548.000 debitur dengan nilai persetujuan sebesar Rp 126,5 triliun.

Dari nilai tersebut, hingga Juni 2021, total baki debet restrukturisasi Covid-19 sebesar Rp 96,5 triliun, dimana 62 persen dari total debitur restrukturisasi merupakan pelaku usaha UMKM.

Baca juga: Kini Mencairkan BPUM Rp 1,2 Juta Tak Perlu Antre, Ini Caranya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.