Semester I 2021, Laba Bersih Bank Mandiri Taspen Melonjak 48,8 Persen

Kompas.com - 30/07/2021, 13:09 WIB
Ilustrasi Mandiri Taspen
KOMPAS.com/Puthut Dwi PutrantoIlustrasi Mandiri Taspen

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Mandiri Taspen membukukan laba bersih Rp 310,5 miliar pada semester I-2021. Realisasi ini tumbuh 48,8 persen secara dibanding periode yang sama tahun lalu atau year on year (yoy).

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 55,39 persen secara yoy menjadi Rp 1,19 triliun.

Pada saat bersamaan, Bank Mandiri Taspen terus melakukan efisiensi operasional, sehingga rasio atas pendapatan (CER) dapat ditekan menjadi 42,56 persen dibulan Juni 2021 atau turun sebesar 11,82 persen dari tahun 2020 sebesar 54,38 persen.

Baca juga: Semester I-2021, Laba Bersih BTPN Syariah Tumbuh 89 Persen Jadi Rp 770 Miliar

Selain itu, biaya operasional pendapatan operasional (BOPO) mengalami penyusutan 5,52 persen, dari 83,65 persen pada Juni 2020 menjadi 78,13 persen di semester I-2021 ini.

Sementara itu, dari sisi penyaluran kredit, Bank Mandiri Taspen membukukan pertumbuhan sebesar 27,7 persen secara yoy menjadi Rp 29,22 triliun, dengan rasio kredit macet atau non performing loan sebesar (NPL) 0,73 persen.

"Tekanan selama pandemi Covid-19 sangat kuat tetapi kami tetap berkomitmen memberikan dukungan dan upaya bagi nasabah maupun masyarakat khususnya pensiunan agar tetap dapat menjalankan aktivitas perekonomian," tutur Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Elmamber P. Sinaga, dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) Bank Mandiri Taspen pada periode Januari-Juni 2021 masing-masing sebesar 2,43 persen dan 18,03 persen.

Chief Financial Officer (CFO) Bank Mandiri Taspen Fajar Ari S menyebutkan, rasio dana murah atau CASA perseroan meningkat menjadi 30,13 persen per 30 Juni 2021.

Sampai dengan 30 Juni 2021, perseroan tercatat memiliki total aset sebesar Rp 41,52 triliun, meningkat dari posisi akhir Desember 2020 sebesar Rp 35,09 Triliun.

"Manajemen Bank Mandiri Taspen juga optimis dari capaian kinerja tersebut, perseroan dapat segera masuk dalam kategori Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) III," ucap Fajar.

Baca juga: Naik 21,45 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Semester 1 2021 Capai Rp 12,5 Triliun



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.