Kompas.com - 30/07/2021, 16:50 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan teknologi memiliki kebutuhan yang besar akan generasi muda yang rata-rata sudah digital-savvy.

Hal ini tentunya membuka kesempatan anak-anak muda untuk lebih kreatif, mudah mengembangkan karier dan merasakan kebanggaan bekerja pada industri yang sedang tren saat ini.

Nah, apa yang bisa membuat Anda bisa berkompetisi dengan ribuan orang dan diterima jadi karyawan e-Commerce? Yuk, simak 6 tips berikut:

Baca juga: Startup Indonesia Panen Suntikan Modal

1. Pahami kualifikasi dari posisi yang hendak dilamar

Profesional Human Resources (HR) yang juga menjabat sebagai Senior Manager, Employer Branding di Lazada Indonesia Samuel Ray mengungkapkan, ke mana pun tujuan pekerjaan Anda, hal paling utama yang harus diketahui adalah keahlian yang dimiliki.

“Coba refleksikan diri dan cari tahu keahlian apa yang harus ditingkatkan untuk mendapat posisi yang diinginkan. Meski butuh waktu dan usaha, tetaplah semangat dan terus tingkatkan kemampuan. Ini akan menjadi investasi karier yang tidak akan Anda sesali,” kata Samuel dalam siaran pers, Jumat (30/7/2021).

2. Susun resume atau curriculum vitae (CV) sebaik mungkin

Samuel mengatakan, untuk menarik minta HRD perusahaan, pelamar harus memiliki kesan pertama dari HRD, melalui CV.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, HRD tentunya tidak punya waktu untuk membaca CV yang panjang. Susun CV Anda dengan singkat namun jelas sehingga bisa menjelaskan seluruh pengalamanmu.

“CV menjadi kesan pertama dari setiap pelamar. Tim HR di perusahaan ternama biasanya menerima ratusan bahkan ribuan CV setiap bulannya. Sebaiknya gunakan layout yang sederhana sehingga CV-Anda mudah di-skim atau dibaca cepat oleh tim HR,” jelas dia.

3. Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk wawancara

Ketika Anda mendapat undangan untuk melakukan wawancara, Anda harus mencari tau tentang perusahaan yang Anda tuju, termasuk informasi atau berita terkini tentang perusahaan tersebut. Dengan demikian Anda bisa lebih siap bila ada pertanyaan terkait.

Selain itu, pelajari juga soal industrinya karena pengetahuan ini bisa menjadi nilai tambah. Anda juga bisa mencari tahu tentang profil orang yang akan mewawancarai Anda. Dengan begitu, proses interview akan lebih mengalir dan tidak kaku.

“Nampaknya sepele, tapi percayalah, tips ini biasanya berhasil menarik perhatian si pewawancara,” tambah dia.

Baca juga: 8 Tips Bagi Startup Hindari Kesalahan Pengelolaan Keuangan

4. Bersikap jujur dan tetap menjadi diri sendiri

Saat wawancara, Anda harus bisa menampilkan diri sebagai orang yang percaya diri, mau belajar dan siap menjadi bagian dari tim di perusahaan tersebut. Namun, tetaplah menjawab setiap pertanyaan dengan jujur, bersikap sewajarnya dan tetap menjadi diri sendiri.

Pewawancara atau rekruter akan lebih menghargai calon karyawan yang jujur akan kekuatan dan kelemahan dirinya sebagai tanda pengenalan akan diri. Siapa tahu dengan memahami kekuatan dan kelemahan Anda, Anda justru bisa ditawarkan posisi yang lebih sesuai dengan kemampuan saat ini.

5. Pertimbangkan penawaran gaji dengan bijak

Saat Anda berhasil melewati rangkaian wawancara dan mendapatkan penawaran gaji, pertimbangkan dengan matang. Jumlah gaji yang akan Anda dapatkan setiap bulannya memang penting, namun jangan lupa, ada faktor lain yang perlu Anda pertimbangkan juga.

“Penawaran terkait asuransi atau fasilitas kesehatan, program pengembangan karier di perusahaan, dan kesempatan belajar langsung dari ahlinya termasuk hal-hal yang bisa Anda jadikan bahan pertimbangan,” ujar dia.

Bisa jadi saat ini Anda mungkin belum mendapatkan gaji yang Anda inginkan saat ini, tapi dengan kesempatan belajar yang tersedia di perusahaan, nantinya karier Anda bisa melesat dengan cepat.

6. Manfaatkan program dan fasilitas kantor untuk pengembangan diri

Bila kantor Anda memiliki program pelatihan, Samuel mengimbau untuk segera manfaatkan dan ikuti sebanyak mungkin program pengembangan diri yang ada.

Baca juga: Simak Tips Mengembangkan Karier di Tengah Pandemi

Kalau kemampuan Anda berkembang, tentu tidak hanya tim Anda yang mendapatkan keuntungan, tapi juga menjadi bekal pertumbuhan karier Anda nanti. Bahkan di saat Anda sudah berpindah kantor nantinya.

“Berkarier di mana pun, baik di e-Commerce, perusahaan unicorn, perusahaan start-up, atau bahkan perusahaan blue chips, pasti akan banyak cerita yang bisa jadikan pembelajaran untuk pertumbuhan karier. Jadi selalu buka pikiran untuk bisa melihat manfaat jangka panjang dan jangan hanya mengharapkan keuntungan di depan mata saja,” jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.