[KURASI KOMPASIANA] Terima Kasih Greysia Polii, Apriyani Rahayu, dan Anthony Sinisuka Ginting

Kompas.com - 03/08/2021, 12:00 WIB
Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu (kanan) berpose dengan medali emas bulu tangkis ganda putri pada upacara Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. AFP/ALEXANDER NEMENOVPasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu (kanan) berpose dengan medali emas bulu tangkis ganda putri pada upacara Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021.

Menurut dia, skor akhir memang berakhir untuk kemenangan Greysia/Apriyani. Hanya saja, jalannya pertandingan tidak semudah hasil akhir. Penuh drama dan ketegangan menghiasi laga final sektor ganda putri.

Kompasianer Ari berpendapat, Chen Qing Chen sepanjang laga set pertama berusaha memprovokasi Greysia/Apriyani dengan teriakan dan senyuman sinisnya.

Strategi dari Chen Qing Chen hampir saja berhasil membuat Greysia/Apriyani terpengaruh. Karena laga di game pertama berjalan sangat ketat dan menarik.

"Walaupun sepanjang laga Chen terus memprovokasi dan meneror mental Greysia/Apriyani, sportivitas tetap ditunjukan oleh pasangan ganda putri China. Saat Chen/Jia dengan sportif menghampiri dan memberikan ucapan selamat kepada Greysia/Apriyani saat kedua pemain Indonesia masih menangis terharu merayakan kemenangan Bersama sang pelatih Eng Hian," tulisnya. (Baca selengkapnya)

2. Medali Emas Hasil Kolaborasi Dua Generasi Pejuang

Kompasianer Pical Gadi mencoba flashback ke belakang. Menurutnya, andai pada tahun 2017 Greysia benar-benar pensiun dari dunia bulu tangkis, bisa saja hari ini sejarah berkata lain.

Tetapi, masih dikatakannya, beruntung saat itu Greysia yang punya keinginan untuk segera pensiun dipertemukan dengan Apriyani Rahayu, atlet muda berpotensi yang terpaut usia 11 tahun darinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apri pun berhasil meyakinkan Greysia untuk tetap setia berlari lincah dan memukul kok di belakang net.

"Bukan saja karena passion dan dedikasi pada negeri, tapi juga karena ada semangat yang harus terus diestafetkan pada generasi pejuang berikutnya," tulisnya. (Baca selengkapnya)

3. Merangkul Anthony Ginting, Raihan Medali Perunggu dalam Sepi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.