Mengapa Kinerja IDX-30 di Bawah IHSG?

Kompas.com - 03/08/2021, 12:40 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia

DARI awal tahun hingga 30 Juli 2021, IHSG membukukan kenaikan 1.52% jauh lebih baik dibandingkan kinerja Indeks IDX-30 yang -12.76%. Mengapa hal ini bisa terjadi ?

IDX-30 adalah Indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik. Nama perusahaan yang masuk anggotanya juga merupakan perusahaan besar yang produk dan jasanya banyak digunakan masyarakat.

IDX-30 juga menjadi indeks yang paling banyak digunakan dalam Reksa Dana Indeks dan Exchange Traded Fund (ETF) berbasis saham serta paling besar secara dana kelolaannya. Lebih besar dibandingkan LQ-45 yang sudah ada pertama kali dan indeks-indeks baru yang diperkenalkan setelahnya.

Dengan logika tersebut, IDX-30 yang merupakan intisari dari saham perusahaan besar yang terdapat di bursa seharusnya dapat membukukan kinerja lebih baik. Kalaupun ada perbedaan, biasanya juga tidak terlalu besar.

Dalam kenyataannya tidak selalu demikian. Faktor penyebab dan prospek ke depannya sebagai berikut.

Baca juga: Apa Itu Indeks LQ45 dan KOMPAS100

Evaluasi mayor dan minor

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setiap 6 bulan sekali Bursa Efek Indonesia melakukan evaluasi atas bobot saham dalam indeks serta nama saham yang keluar dan masuk dalam daftar yang dikenal evaluasi mayor. Untuk IDX-30, periode evaluasinya adalah dari Januari hingga Juli dan Agustus hingga Februari.

Selain evaluasi mayor, ada pula evaluasi minor yang hanya melakukan evaluasi atas bobot saja yang dilakukan pada bulan April dan Oktober. Pada evaluasi, tidak ada saham yang masuk dan keluar.

Untuk IDX-30 yang berlaku untuk periode Agustus 2021–Januari 2022, terdapat 4 saham yang keluar yaitu BTPN Syariah (BTPN), Indocement Tunggu Prakarsa (INTP), Media Nusantara Citra (MNCN), dan Pakuwon Jati (PWON).

Sementara 4 saham baru yang masuk adalah Barito Pacific (BRPT), Vale Indonesia (INCO), Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA), dan Timah (TINS).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.