Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Fashion Hingga Kuliner

Kompas.com - 03/08/2021, 17:14 WIB
Ilustrasi Lazada. KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi Lazada.

JAKARTA, KOMPAS.com – Platform e-commerce Lazada menutup akses cross-border untuk sejumlah produk impor, melalui Gerakan Akselerasi Karya Rakyat (AKAR) Indonesia.

Adapun akses beberapa produk impor yang ditutup yakni produk tekstil dan fesyen, kuliner, serta kerajinan.

Head of Public Affairs and Public Policy Lazada Indonesia Waizly Darwin mengatakan, sudah sejak lama Lazada mendukung dan memberdayakan UMKM lokal Indonesia.

Baca juga: Begini Cara Lazada Menindak Seller Nakal

Pihaknya juga terus memantau, mengkaji ulang serta memutakhirkan kebijakan, khususnya untuk penjualan cross-border agar tetap relevan dan sesuai dengan kebijakan dan peraturan pemerintah.

“Penutupan keran impor di beberapa klister kami lakukan proaktif, progresif dan berkala sepanjang setahun belakangan di amsa pandemi demi melindungi UMKM Indonesia dan membantu mereka bertahan di situasi sulit inI,” kata Waizly dalam virtual konferensi, Selasa (3/8/2021).

Waizly mengatakan, selain bertujuan melindungi UMKM domestik, program ini juga ditargetkan mampu memperkuat daya saing UMKM lokal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Menurut kami, ini hal penting di saat sekarang, fokus gerakan ini bukan hanya kami aktif membentuk bimtek, tapi juga mengembangkan potensi UMKM untuk lebih berdaya saing,” tegas dia.

Di sisi lain, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan, sistem cross-border memunculkan praktik perdagangan yang tidak sehat, utamanya di dalam platform e-commerce.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Heran RI Kebanjiran Makanan Halal Impor

Maka dari itu, ia mengapresiasi upaya Lazada dalam melindungki keberlangsungan pelaku UMKM melalui penutupan akses impor.

“Praktik perdagangan yang tidak sehat lewat sistem cross-border di platform e-commerce yang mengancam kelangsungan UMKM di dalam negeri menjadi perhatian utama yang ditugaskan kepada saya untuk diselesaikan agar tidak merugikan UMKM lokal,” kata Teten.

Teten berharap, langkah ini dapat terus menginspirasi seluruh pelaku ekonomi digital di Indonesia untuk dapat mengambil perannya dalam transformasi digital UMKM, utamanya melindungi produk-produk lokal.

“Saya mengapresiasi langkah yang diambil Lazada yang menunjukkan keberpihakan Lazada dalam mengembangkan UMKM Indonesia. Ditutupnya akses impor atas beberapa klaster besar di platform Lazada ini menjadi langkah awal untuk UMKM Indonesia bisa bertumbuh secara sehat dan kuat,” jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.