Kompas.com - 04/08/2021, 17:26 WIB
Ilustrasi GizmodoIlustrasi
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Taipan teknologi China, Ma Huateng atau juga dikenal sebagai Pony Ma, kehilangan 3,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 46,4 triliun hartanya dalam sehari.

Saat ini, Pony Ma tercatat sebagai orang terkaya di dunia nomor 15, dan orang terkaya di China nomor 2 dengan total nilai kekayaan sebesar 45,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 658,3 triliun.

Dilansir dari Forbes, Rabu (4/8/2021), koreksi nilai kekayaan bos Tencent tersebut terjadi setelah media pemerintah setempat mempublikasikan artikel mengenai game yang dianggap memberikan sentimen negatif terhadap Tencent dan perusahaan game lain.

Artikel tersebut diterbitkan di tengah kondisi kebijakan pemerintah China mengenai perusahaan teknologi yang kian ketat.

Harga saham Tencent yang diperdagangkan di bursa Hong Kong ditutup melemah 6 persen pada perdagangan Selasa (3/8//2021) setelah sebelumnya sempat terkoreksi hingga 11 persen ketika artikel yang dimaksud diterbitkan pada hari yang sama.

Baca juga: Alibaba dan Tencent Didenda Regulator karena Tuduhan Eksploitasi Anak

Artikel mengenai game tersebut diterbitkan oleh media pemerintah Xinhua News Agency. Artikel tersebut menyalahkan game karena telah menyebabkan masalah seperti kecanduan dan rabun jauh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Game disebut sebagai candu spiritual dan candu elektronik di artikel itu. Namun demikian, artikel tersebut kemudian ditarik oleh kantor berita meski masih ada pada versi cetak.

"Beberapa pelajar menghabiskan sekitar delapan jam dalam sehari untuk memainkan game Honor of Kings yang dibuat Tencent," tulis artikel tersebut.

"Tidak ada industri atau olah raga yang berkembang dengan merusak satu gemerasi," ujar artikel itu.

Baca juga: Perang Teknologi dengan AS, Tencent Suntik Modal Rp 3,84 Triliun ke Startup China

Pihak Tencent pun mengatakan tidak memberi komentar terhadap penerbitan artikel itu.
Selain Tencent, harga saham perusahaan game lain seperti NetEase, juga terkoreksi hingga 16 persen sebelum akhirnya ditutup melemah 8 persen.

Akibat penerbitan artikel tersebut, pendiri NetEase William Lei Ding pun mengalami koreksi kekayaan sebesar 2,3 miliar dollar AS.

Sementara, pendiri Tencent lain, Zhang Zhidong juga mengalami koreksi kekayaan sebesar 1,1 miliar dollar AS.

Baca juga: Berkat PUBG, Bos Tencent Depak Jack Ma dari Orang Terkaya China



Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.