BEI dkk Ajak Investor Transaksi di Pasar Modal pada 9 Agustus, Ada Apa?

Kompas.com - 06/08/2021, 18:31 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal Indonesia yang terdiri atas PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengajak investor untuk bertansaksi pada 9 Agustus 2021.

Direktur KSEI Syafruddin mengatakan, pada tanggal tersebut investor dapat melakukan transaksi sekaligus beramal. Pasalnya, seluruh pendapatan dari transaksi pasar modal pada tanggal 9 Agustus akan digunakan untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

“Untuk investor pasar modal, dapat berpartisipasi dengan cara melakukan transaksi pasar modal, untuk tahap pertama pada 9 Agustus 2021. Karena setiap pendapatan yang diterima oleh BEI, KPEI dan KSEI di tanggal tersebut maka akan dialokasikan untuk dana sosial dalam rangka penanggulangan Covid-19,” ujar dia dalam keterangannya, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Susi Air Kembali Buka Lowongan Kerja, Ini Persyaratannya

Syafruddin menjelaskan, pendapatan yang terkumpul akan dikonversikan menjadi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dan akan dialokasikan ke berbagai macam kegiatan penanggulangan Covid-19.

Salah satu kegiatan yang akan dilakukan ialah pembukaan sentra vaksinasi, di mana sebelumnya, sudah dilaksanakan kegiatan vaksinasi di Jakarta pada bulan Juni dengan peserta sekitar 4.000 orang.

Nantinya, sentra vaksinasi akan dilakukan di luar Jakarta hingga Desember 2021, dimulai dengan beberapa kota seperti di Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, dan Gresik.

“Target sekitar 500 – 1.500 peserta per kota, khusus untuk Gresik target mencapai 50.000 peserta. Untuk kegiatan ini, BEI, KPEI, KSEI bekerjasama dengan OJK dan dinas kesehatan setempat,” kata Syafruddin.

Baca juga: Euforia terhadap Saham Bukalapak Diprediksi Berlanjut pada Pekan Depan

Kemudian, kegiatan lain adalah pengadaan 100 konsentrator oksigen dengan kapasitas 10L yang akan didistribusikan secara bertahap ke rumah sakit membutuhkan melalui kerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

“Selanjutnya, bantuan perlengkapan untuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 Asrama Haji Jakarta, khususnya untuk kebutuhan perawatan pasien,” ucapnya.

Selain itu, Syafruddin menambahkan, SRO juga akan memberikan bantuan ahli waris tenaga kesehatan yang meninggal serta untuk petugas pemakaman Covid-19. Dan terakhir, bantuan penyiapan stok kebutuhan plasma konvalesen melalui para donor.

“SRO berharap agar pandemi Covid-19 segera teratasi dan seluruh masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam upaya penanggulangan Covid-19 tersebut,” ucapnya.

Baca juga: Semester I-2021, Barito Pacific Bukukan Laba Bersih Rp 3,4 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.