Usai Rumahkan Pegawai, Kini Lion Air Pulangkan 6 Pesawat ke Lessor

Kompas.com - 07/08/2021, 17:49 WIB
Pesawat Lion Air Boeing 737-800NG. Dokumentasi Rahmad Dwi PutraPesawat Lion Air Boeing 737-800NG.


JAKARTA, KOMPAS.com – Lion Air Group memulangkan 6 pesawat ke lembaga penyedia pesawat udara atau lessor. Pesawat tersebut selama ini merupakan armada dari Batik Air dan Lion Air.

Pesawat Lion Air Group ditarik lessor ini terjadi ketika perusahaan tersebut belum lama merumahkan ribuan pegawainya karena alasan penerbangan yang kian sepi.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan bahwa selama ini pihaknya mengoperasikan pesawat udara melalui 2 skema atau pola.

Baca juga: Ini Nasib 8.000 Karyawan Lion Air Group yang Dirumahkan

Pertama dengan skema finance lease yakni sewa beli. Kedua, melalui operating lease, yaitu sewa pesawat udara.

“Dari 299 armada (pesawat udara) yang dioperasikan baik skema finance lease maupun operating lease, terdapat 6 armada yang dikirim ke Alice Spring, Australia, lokasi yang disepakati bersama lessor,” kata Danang dalam keterangan resmi, Sabtu (7/8/2021).

Ia mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah Lion Air Group melakukan negosiasi dengan semua mitra. DIa menyebut, 90 persen lessor sudah ada kesepakatan serta solusi terbaik di tengah masa pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengembalian pesawat Lion Air Group ke lessor ini menurutnya sudah tepat dan menjadi salah satu solusi terbaik.

“Mengingat kondisi pasar (market) yang ada saat ini mengalami penurunan sehingga perlu mengurangi jumlah pesawat udara,” imbuh Danang.

Sejalan dengan itu, pengiriman 6 pesawat ke lessor juga akan memberikan dampak lebih efisien serta mampu menyesuaikan kapasitas angkut penumpang dan kargo.

Baca juga: Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Danang menambahkan, langkah tersebut sekaligus mendukung operasional dan kinerja Lion Air Group, karena setelah proses direstrukturisasi, biaya mengalami penurunan.

“Selama pengoperasian pesawat udara, Lion Air Group sangat menghormati perjanjian yang telah disepakati dalam kontrak, dengan menjalankan seluruh kewajiban pembayaran dan pemeliharaan pesawat udara,” tegasnya.

Dikatakan bahwa dalam kondisi seperti saat ini, Lion Air Group melakukan adaptasi yang berdampak ke bisnis, salah satunya restrukturisasi dengan pihak atau mitra Lion Air Group.

“Keputusan ini, digunakan untuk melakukan perbaikan yang tujuan akhirnya adalah memperbaiki serta memaksimalkan kinerja yang dijalankan perusahaan. Lion Air Group sangat perlu melakukan evaluasi kinerja dan melakukan perbaikan agar tetap tumbuh dan dapat bersaing,” bebernya.

Baca juga: Update Syarat Penerbangan Lion Air Grup, Hanya Penumpang di Atas 12 Tahun yang Boleh Terbang

Ia bilang, Lion Air Group senantiasa menghormati berbagai sikap yang diambil atas keputusan berdasarkan prosedur dan ketentuan berlaku sejalan mengutamakan asas profesionalitas bisnis yang telah terjalin selama ini.

Lion Air Group juga memastikan operasional dan layanan penerbangan tetap dijalankan sesuai permintaan pasar dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan sesuai pedoman protokol keseahtan.

“Pesawat udara yang ada dan belum dioperasikan tetap dilakukan proses perawatan pesawat udara dan pengerjaan lain berdasarkan standar operasional prosedur. Hal ini memastikan dan dipersiapkan bahwa seluruh armada dinyatakan layak dan aman diterbangkan,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.