Peluang, Penetrasi Layanan Digital Konsumen Indonesia Meningkat Signifikan Saat Pandemi

Kompas.com - 08/08/2021, 11:10 WIB
Ilustrasi mencari pekerjaan lewat virtual job fair. UNSPLASH/JESHOOTS.COMIlustrasi mencari pekerjaan lewat virtual job fair.
|

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 yang menyerang dunia sejak awal 2020 berdampak negatif terhadap sektor kesehatan dan ekonomi. Meski demikian, tak seluruhnya buruk. Sebab, pandemi juga memiliki imbas positif, terutama pada peluang peningkatan penetrasi layanan digital oleh konsumen Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melihat hal tersebut sebagai peluang. Oleh karena itu, Kemenkominfo mendorong komunitas startup nasional untuk terus berinovasi.

Kemenkominfo juga mengapresiasi peranan pelaku startup di masa pandemi yang semakin krusial dalam mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat serta menggerakkan roda perekonomian daerah dan nasional.

Google, Temasek, dan Bain melalui laporan bertajuk e-Conomy SEA 2020 mencatat, nilai ekonomi digital di Indonesia tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Berawal dari Kekhawatiran, 2 Startup Ini Kembangkan Produk untuk Berdayakan UMKM Indonesia

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) juga memperkirakan terdapat sekitar 37 persen konsumen  yang beralih ke layanan digital akibat pandemi pada 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, layanan digital dan e-commerce menjadi pilihan kebanyakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan harian selama masa pandemi.

Beberapa sektor startup seperti healthtech, e-groceries, marketplace dan logistik mengalami pertumbuhan permintaan signifikan. Tidak hanya startup ritel, peranan startup berbasis usaha mikro kecil menengah (UMKM) juga sangat membantu sektor tersebut beradaptasi dengan perubahan.

“Untuk dapat menjaga momentum baik tersebut, pelaku startup perlu terus berinovasi dan menciptakan produk serta layanan yang dapat menjawab permasalahan masyarakat yang semakin beragam,” kata Semuel pada acara Virtual Milestone Day Startup Studio Indonesia Batch 2, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Huawei Investasikan Rp 1,43 Triliun untuk Ekosistem Startup Asia Pasifik

Pemerintah Indonesia, lanjutnya, terus berupaya mendorong percepatan transformasi digital dalam tiga elemen esensial, yaitu pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat melalui sebuah framework Indonesia Digital Nation.

“Dalam konteks itu, Kemenkominfo berfokus pada perluasan jaringan infrastruktur broadband dan pemanfaatan teknologi digital yang mencakup penyelesaian pembangunan base transceiver station (BTS) untuk koneksi 4G dan persiapan implementasi 5G di seluruh Indonesia,” jelas Semuel.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan.DOK. STARTUP STUDIO INDONESIA Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.