Berbelanja ke Pasar Tradisional Dimungkinkan Tanpa Antigen dan Vaksin

Kompas.com - 11/08/2021, 17:17 WIB
Ilustrasi pasar KOMPAS.COM/IKA FITRIANAIlustrasi pasar

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan, pengunjung dan pedagang bisa memasuki kawasan pasar tradisional tanpa menyertakan sertifikat vaksin Covid-19 ataupun hasil negatif tes virus tersebut.

Menurutnya, kebanyakan pasar tradisional bersifat ruang terbuka, sehingga sirkulasi udara tidak terbatas dalam satu ruangan.

“Ke pasar rakyat dimungkinkan tanpa antigen dan vaksin karena situasinya berbeda dengan pusat perbelanjaan,” kata dia, melalui akun resmi Instagram-nya, dikutip Rabu (11/8/2021).

Baca juga: Mulai 16 Agustus, Masuk ke Gedung BEI Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Namun demikian untuk pasar tradisional yang berlokasi di DKI Jakarta, Lutfi menyebutkan, pengunjung wajib untuk menyertakan sertifikat vaksin Covid-19 minimal dosis pertama.

Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 966 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Covid-19 yang diteken pada 3 Agustus 2021.

“Khusus di DKI Jakarta karena ada beberapa fasilitas yang ber-AC, maka berdasarkan Kepgub 966/2021, harus menunjukan bukti vaksin,” ujar dia.

Lebih lanjut Lutfi meminta kepada pengunjung maupun pedagang pasar dapat melaksanakan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Sehingga ekonomi rakyat tetap berjalan dan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok,” ucap Lutfi.

Sebelumnya, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengaku menyayangkan keputusan Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas penggunaan sertifikat vaksinasi sebagai syarat memasuki sejumlah fasilitas publik.

Baca juga: Masuk Pasar Tradisional Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin, Pedagang: Ini Berlebihan

“Ini dirasa berlebihan, dengan melihat fakta di lapangan pemprov dki belum melakukan beberapa hal,” ujar Kepala Bidang Infokom DPP Ikappi, Muhammad Ainun Najib, dalam keterangannya, Selasa (10/8/2021).

Ainun menilai sosialiasi dan edukasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah kepada pedagang pasar masih belum maksimal.

Pada saat bersamaan, jumlah pedagang yang sudah divaksinasi masih rendah.

“DKI punya 154 pasar tradisional di bawah naungan PD Pasar Jaya dan dalam catatan kami yang sudah di vaksin baru sekian pasar,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.