Pemerintah Cari Mahasiswa buat Kembangkan Energi Listrik Tenaga Surya, Minat?

Kompas.com - 13/08/2021, 12:51 WIB
Foto dirilis pada Rabu (14/7/2021), memperlihatkan pekerja merawat panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas daya sebesar 400 kilo Watt peak (kWp) di Pulau Sebira. Pulau Sebira, wilayah Ibu Kota yang menyendiri di sisi paling utara Kepulauan Seribu dan sempat luput dari perhatian pemerintah kini mengalami perbaikan di berbagai sektor dan peningkatan pelayanan umum. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAFoto dirilis pada Rabu (14/7/2021), memperlihatkan pekerja merawat panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas daya sebesar 400 kilo Watt peak (kWp) di Pulau Sebira. Pulau Sebira, wilayah Ibu Kota yang menyendiri di sisi paling utara Kepulauan Seribu dan sempat luput dari perhatian pemerintah kini mengalami perbaikan di berbagai sektor dan peningkatan pelayanan umum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah meluncurkan program Gerakan Inisiatif Listrik Tenaga Surya (Gerilya) yang menjadi bagian dari metode pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Lewat program ini dicari mahasiswa yang mau terlibat dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) guna mendorong penerapan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayanan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Baca juga: Tarif Listrik Tenaga Surya Makin Murah, PLTU akan Bersaing dengan Energi Terbarukan

Menteri ESDM Arifin mengatakan, pemerintah menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca di Indonesia sebesar 29 persen-41 persen pada 2030.

Oleh sebab itu, bauran EBT ditargetkan bisa mencapai 23 persen pada 2025.

"Maka, saya mengajak para mahasiwa untuk secara aktif ikut dalam program Gerilya sebagai proses pembelajaran dalam pemberdayaan kepada masyarakat dan industri untuk berpartipatisi dalam penyediaan energi bersih serta melestarikan lingkungan," ujar Arifin dalam acara peluncuran program Gerilya, Jumat (13/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Arifin, program Gerilya bertujuan untuk mengembangkan inovasi pemanfaatan listrik tenaga surya yang ramah lingkungan.

Ia optimistis pemanfaatan solar rooftop bisa dipercepat dengan melibatkan peran aktif semua pihak, tak terkecuali mahasiswa dan generasi muda.

Baca juga: PLTS Terapung Terbesar di Asia Tenggara Siap Dibangun di Waduk Cirata

Arifin bilang, lewat program Gerilya maka akan melahirkan aktivis energi bersih dari generasi muda, yang turut mempercepat pemanfaatan solar rooftop dan mendukung pencapaian target bauran EBT.

"Kami optimistis pemanfaatan solar rooftop dapat dipercepat. Untuk itu, dibutuhkan peran aktif semua pihak, tak terkecuali mahasiswa dan generasi muda," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Bank Neo Luncurkan Kampanye Neoliuner, Dorong Fleksibilitas Masyarakat Bertransaksi di Bank

Bank Neo Luncurkan Kampanye Neoliuner, Dorong Fleksibilitas Masyarakat Bertransaksi di Bank

Rilis
Komoditas Ekspor Indonesia dari Hasil Pertanian dan Industri

Komoditas Ekspor Indonesia dari Hasil Pertanian dan Industri

Whats New
Sambut Hari Disabilitas Internasional, Shopee Buat Pelatihan Bisnis Digital Shopee bagi Teman Tuli

Sambut Hari Disabilitas Internasional, Shopee Buat Pelatihan Bisnis Digital Shopee bagi Teman Tuli

Work Smart
Kredivo Prediksi Makin Banyak Orang Pakai Paylater Untuk Belanja Barang Mahal Tahun Depan

Kredivo Prediksi Makin Banyak Orang Pakai Paylater Untuk Belanja Barang Mahal Tahun Depan

Whats New
Inovasi dan Adopsi Teknologi Jadi Kunci Ekspansi Pertumbuhan Sektor Jasa

Inovasi dan Adopsi Teknologi Jadi Kunci Ekspansi Pertumbuhan Sektor Jasa

Rilis
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Mengawali Debut di Nasdaq, Saham Grab Ditutup Melemah

Mengawali Debut di Nasdaq, Saham Grab Ditutup Melemah

Whats New
[POPULER MONEY] Uang yang Didapat Messi dari Ballon d'Or | China Minta Indonesia Setop Pengeboran di Natuna Utara

[POPULER MONEY] Uang yang Didapat Messi dari Ballon d'Or | China Minta Indonesia Setop Pengeboran di Natuna Utara

Whats New
Soroti Aset Kripto, Bos OJK: Hampir Tidak Punya Fundamental

Soroti Aset Kripto, Bos OJK: Hampir Tidak Punya Fundamental

Whats New
Sempat Tutup 3 Bulan, Ini Cerita Pengusaha Resto di Bali Bertahan di Tengah Pandemi

Sempat Tutup 3 Bulan, Ini Cerita Pengusaha Resto di Bali Bertahan di Tengah Pandemi

Whats New
Cerita Tuyuloveme, Seniman Mural Indonesia yang 'Coretannya' Eksis di Australia Hingga Rusia

Cerita Tuyuloveme, Seniman Mural Indonesia yang "Coretannya" Eksis di Australia Hingga Rusia

Rilis
Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 2021

Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 2021

Whats New
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia di Penghujung 2021

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia di Penghujung 2021

Smartpreneur
Sah, Grab Melantai di Bursa Saham AS

Sah, Grab Melantai di Bursa Saham AS

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.