Mentan: Ekspor Produk Pertanian Rp 7,29 Triliun Bangun Optimisme di Tengah Pandemi

Kompas.com - 15/08/2021, 11:26 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam peresmian program Merdeka Ekspor 2021, Sabtu (14/8/2021). Dok. Ditjen PSP Kementerian PertanianMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam peresmian program Merdeka Ekspor 2021, Sabtu (14/8/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kegiatan Merdeka Ekspor Pertanian memberikan optimisme baru bagi para petani dan pelaku usaha pertanian, terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini di mana perekonomian mengalami tekanan.

Pada program Merdeka Ekspor Pertanian yang di lepas Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (14/8/2021) kemarin itu, Indonesia melakukan ekspor produk pertanian sebesar 627.399 ton dengan nilai Rp 7,29 triliun.

"Pertanian adalah satu kekuatan dan pilar akan hadirnya kekuatan negara, pertanian adalah penyangga utama, maka mari hadirkan optimisme dalam Merdeka Ekspor ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (15/8/2021).

Baca juga: Lepas Ekspor Pertanian ke 61 Negara, Jokowi: Menandai Kebangkitan Ekonomi Nasional...

Ia menjelaskan, kegiatan merdeka ekspor merupakan implementasi dari berbagai program yang ada, termasuk program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) untuk mempercepat ekspor produk pertanian, serta menggerakan provinsi, kabupaten, dan kota untuk mengakselerasi ekspor.

Secara rinci, ekspor yang dilepas kali ini meliputi komoditas perkebunan sebanyak 564.550 ton, tanaman pangan 4.277 ton, hortikultura 7.230 ton, peternakan 4.013 ton, dan beberapa komoditas lainnya.

Ekspor ini serentak dilakukan dari 17 bandara dan pelabuhan utama yang dikirimkan ke 61 negara tujuan. Di antaranya, dikirimkan ke China, Amerika Serikat, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Inggris, Jerman, Rusia, Uni Emirat Arab, hingga Pakistan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syahrul mengatakan, pertanian merupakan salah satu kunci untuk menggerakkan perekonomian di tengah pandemi. Oleh sebab itu, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan ekspor produk pertanian.

Baca juga: 34 Perusahaan Batu Bara Dilarang Ekspor, Ini Kata Asosiasi

Ia bilang, pandemi menjadi tantangan yang tidak ringan dan dihadapi oleh hampir semua negara. Maka pelepasan ekspor kali ini yang bersamaan dengan momentum perayaan kemerdekaan Indonesia, diharapkan bisa memberikan optimisme terhadap sektor pertanian.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor pertanian di 2020 mencapai Rp 451,8 triliun atau meningkat 15,54 persen dibandingkan 2019 yang mencapai Rp 390,16 triliun. Struktur produk ekspornya terdiri dari 89 persen hasil olahan dan 11 persen berupa produk segar.

Sementara, sepanjang Januari-Juni 2021, nilai ekspor produk pertanian mencapai Rp 277,95 triliun atau meningkat 40,29 persen dibandingkan periode sama di 2020 yang sebesar Rp 198,13 triliun. Struktur produk ekspornya yakni 91,75 persen hasil olahan dan 8,29 persen berupa produk segar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.