Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasti Bisa! Merdeka Finansial ala Milenial

Kompas.com - 16/08/2021, 06:07 WIB
Erlangga Djumena

Editor

Dalam piramida keuangan Finansialku, pondasi dasar keuangan adalah dengan memiliki keamanan keuangan. Hal ini mencakup memiliki dana darurat yang cukup, asuransi yang tepat, arus kas yang positif, dan terhindar dari utang konsumtif.

Bagi yang masih lajang, kebutuhan dana daruratnya adalah sebesar 6 kali pengeluaran bulanan. Sedangkan yang sudah menikah namun belum memiliki anak, dana daruratnya harus sebesar 9 kali pengeluaran bulanan.

Lainnya, bila yang sudah menikah dan sudah memiliki anak, jumlah dana darurat yang harus dikumpulkan sebesar 12 kali pengeluaran bulanan.

Melihat jumlah dana darurat yang tidak sedikit, maka sebelum mengeluarkan uang untuk hal lain, ada baiknya untuk mendahulukan untuk menabung dana darurat, asuransi, dan lainnya.

Shierly mengingatkan untuk jangan FOMO (Fear of Missing Out) atau tergoda dalam hal yang berbau tren dan memenuhi gaya hidup semata. Karena, tentu akan mengakibatkan kamu sulit mengamankan keuangan terlebih dahulu.

Dalam hal ini, hindari juga untuk memenuhi gaya hidup dengan utang. Shierly menjelaskan bahwa utang tersebut termasuk utang konsumtif. Bila kamu mengutang tanpa diiringi ilmu perencanaan keuangan yang baik, maka tentu akan merusak keamanan keuanganmu.

Baca juga: SBR010 Laku Rp 7,5 Triliun, Investornya Didominasi Milenial

3. Miliki penghasilan tambahan

Untuk mempercepat kemerdekaanmu secara finansial, Shierly menyarankan untuk memiliki penghasilan tambahan.

Ungkapnya, penghasilan ada berbagai macam bentuk, ada penghasilan aktif yang bisa didapatkan ketika kamu bekerja dan mendapatkan upah yang sepadan. Lalu, penghasilan investasi yang didapatkan dari keuntungan investasi yang kamu lakukan.

Kemudian yang terakhir, ada penghasilan pasif yang mana bisa didapatkan tanpa harus mengorbankan tenaga dan waktu. Misalnya, pendapatan pasif dari hasil menyewa rumah sebagai kontrakan.

Bagi generasi milenial, kamu bisa memanfaatkan berbagai peluang untuk menambah penghasilan pokok. Misalnya, berbisnis dari dropshiper, membuka jasa desain konten Instagram, menjadi copywritter, atau menjual hasil masakanmu.

Mengapa menambah penghasilan itu penting? Shierly menjelaskan alasannya, karena hal ini bisa mencegah dari kejadian yang tidak diinginkan yang akhirnya merusak arus kas pokok kamu.

“Jadi, kita enggak terkungkung kalau kita enggak ada penghasilan sama sekali. Tapi kita punya penghasilan sendiri dari pendapatan pasif,” jelas Shierly.

Baca juga: Diminati Kaum Milenial, Berikut Tips Memilih Produk Asuransi Jiwa Digital

Ia juga menambahkan, banyak anak muda yang merasa bebas secara finansial, tapi kalau kita melihat ke depan, anak muda tidak benar-benar bebas. Karena, ada tujuan keuangan yang harus kamu penuhi, seperti dana pensiun di hari tua, dana menikah, tujuan pendidikan anak, dan lainnya.

Sehingga, penting sekali untuk menambah penghasilan, agar kamu bisa lebih cepat memenuhi tujuan keuangan yang diinginkan.

Yuk generasi milenial, mulailah bijak menggunakan uang dan nikmati kemerdekaan finansial sesungguhnya! (Retna Gemilang)

Artikel ini merupakan kerja sama dengan Finansialku.com. Isi artikel di luar tanggung jawab Kompas.com

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Freeport Akan Resmikan Smelter di Gresik Pekan Depan

Freeport Akan Resmikan Smelter di Gresik Pekan Depan

Whats New
Akhir Pekan, IHSG Mengawali Hari di Zona Hijau

Akhir Pekan, IHSG Mengawali Hari di Zona Hijau

Whats New
Ini Kendala Asuransi Rumuskan Aturan Baku Produk Kendaraan Listrik

Ini Kendala Asuransi Rumuskan Aturan Baku Produk Kendaraan Listrik

Whats New
Dokumen Tak Lengkap, KPPU Tunda Sidang Google yang Diduga Lakukan Monopoli Pasar

Dokumen Tak Lengkap, KPPU Tunda Sidang Google yang Diduga Lakukan Monopoli Pasar

Whats New
Bos Bulog Ungkap Alasan Mengapa RI Bakal Akusisi Sumber Beras Kamboja

Bos Bulog Ungkap Alasan Mengapa RI Bakal Akusisi Sumber Beras Kamboja

Whats New
Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Luhut Bantah Negara Tak Mampu Biayai Program Makan Siang Gratis

Whats New
Suku Bunga Tidak Naik, Ini Strategi Bank Indonesia Stabilkan Rupiah

Suku Bunga Tidak Naik, Ini Strategi Bank Indonesia Stabilkan Rupiah

Whats New
Harga Emas Terbaru 21 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 21 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Jumat 21 Juni 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Jumat 21 Juni 2024

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Jumat 21 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Harga Bahan Pokok Jumat 21 Juni 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Whats New
Berhasil Raih Omzet hingga Rp 1 Miliar, Madame Malla Buktikan Shopee Live Kanal Penjualan Efektif

Berhasil Raih Omzet hingga Rp 1 Miliar, Madame Malla Buktikan Shopee Live Kanal Penjualan Efektif

Smartpreneur
Produsen Makanan Merek Almonesia dan John Farmer Berencana IPO, Lepas 20 Persen Saham ke Publik

Produsen Makanan Merek Almonesia dan John Farmer Berencana IPO, Lepas 20 Persen Saham ke Publik

Whats New
Manfaatkan Kerja Sama, Perta Arun Gas Geber Bisnis LNG di Indonesia

Manfaatkan Kerja Sama, Perta Arun Gas Geber Bisnis LNG di Indonesia

Whats New
[POPULER MONEY] Wapres Usul Bansos Dicabut Jika Penerimanya Main Judi Oline | Apakah Pedagang yang Tolak Pembayaran 'Cash' Melanggar Aturan?

[POPULER MONEY] Wapres Usul Bansos Dicabut Jika Penerimanya Main Judi Oline | Apakah Pedagang yang Tolak Pembayaran "Cash" Melanggar Aturan?

Whats New
Pemerintah Susun Peta Jalan Sawit Indonesia Emas 2045, Ini Manfaatnya

Pemerintah Susun Peta Jalan Sawit Indonesia Emas 2045, Ini Manfaatnya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com