Kompas.com - 16/08/2021, 10:41 WIB
Ilustrasi gaji, rupiah, bantuan pemerintah, bantuan karyawan ShutterstockIlustrasi gaji, rupiah, bantuan pemerintah, bantuan karyawan

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyaluran bantuan dari pemerintah berupa subsidi upah (BSU) atau subsidi gaji terus disalurkan sampai saat ini. Hal ini diungkapkan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi.

Namun, ia masih belum menerima jumlah pasti pekerja yang telah menerima bantuan subsidi gaji tersebut dari pihak bank penyalur.

"Kami nunggu proses data balik (dari bank penyalur). Kita menerima data juga bertahap dari BPJS Ketenagakerjaan," katanya kepada Kompas.com, Senin (16/8/2021).

Baca juga: Elon Musk Tak Terima Gaji dari Tesla di 2020, Tapi...

Sebagaimana diketahui, akan ada 8 juta pekerja atau buruh bakal menerima bantuan subsidi gaji tahun ini dengan nominal Rp 1 juta untuk dua bulan. Artinya, tiap bulannya mendapatkan Rp 500.000.

Bagi pekerja yang penasaran ingin mengetahui termasuk penerima bantuan subsidi gaji atau tidak bisa mengecek langsung ke bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Dalam tampilan situs tersebut, akan muncul kolom yang harus diisi oleh pekerja sebagai berikut:

- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdata di BPJS Ketenagakerjaan

- Nama lengkap sesuai KTP

- Kemudian tanggal lahir

- Berikutnya klik atau centang kolom i'm not a robot;

- Klik Lanjutkan.

Baca juga: Penyaluran Subsidi Gaji Ditargetkan Rampung pada September 2021

Perlu diketahui, di dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2021, disebutkan kriteria pekerja/buruh yang berhak menerima bantuan subsidi gaji antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 Juni 2021, menerima upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta per bulan.

Dalam hal pekerja yang bekerja di wilayah UMP/UMK lebih besar dari Rp 3,5 juta maka persyaratan upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK yang dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh. Sebagai contoh, upah minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp 4.798.312,00 dibulatkan menjadi Rp 4,8 juta.

Selain itu, pekerja tersebut bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 di 28 provinsi dan 167 kabupaten/kota sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 dan 23/2021.

Diutamakan bekerja di sektor usaha industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, serta sektor perdagangan dan jasa. Sedangkan pekerja yang bekerja di sektor kesehatan dan pendidikan dikecualikan.

Baca juga: 3 Kategori Pekerja yang Dapat Prioritas Menerima Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.