Apa Itu Freelance: Untung Rugi dan Bedanya dengan Full Time

Kompas.com - 16/08/2021, 10:50 WIB
Ilustrasi bekerja freelance. freelancer, freelance adalah, apa itu freelance, freelance artinya SHUTTERSTOCKIlustrasi bekerja freelance. freelancer, freelance adalah, apa itu freelance, freelance artinya

KOMPAS.com - Freelance adalah pekerjaan yang seringkali dipandang sebelah mata. Namun sebenarnya, bekerja freelance juga memiliki banyak keuntungan tersendiri. Apa itu freelance atau menjadi freelancer?

Dilansir dari FlexJobs, freelance adalah suatu pekerjaan di mana seseorang bisa bekerja untuk dirinya sendiri tanpa harus terikat dengan perusahaan.

Dalam beberapa hal, freelancer atau pekerja lepas berbeda dengan karyawan biasa, terutama terkait dengan waktu kerja. Freelancer bisa mengatur jam kerja mereka sendiri dan menentukan siapa klien mereka.

Freenlancer memang tidak dianggap sebagai karyawan. Sejumlah perusahaan kerap kali menyebut para freelancer sebagai kontraktor.

Baca juga: Daftar Contoh Surat Pengunduran Diri yang Baik dan Benar

Mereka yang menjadi freelancer ini lazimnya bisa bekerja dari rumah, kafe, restoran, kedai kopi favorit, serviced office, co-working space, atau bahkan dilakukan sembari berlibur ke tempat menarik.

Freelance artinya mereka bisa menentukan waktu dan tempat mereka bekerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kontrak kerja yang diberikan terhadap freelancer juga berbeda dengan karyawan biasa yang aturannya lebih ketat. Kontrak kerja ini biasanya hanya berisi jenis proyek, design, waktu pengerjaan, dan juga biaya yang harus dibayarkan perusahaan pemberi kerja kepada freelacer.

Biaya yang dikenakan terhadap freelancer ini pun akan bervariasi tergantung dari kesulitan proyek dan juga jam terbang. Itulah yang kemudian disebut sebagai gaji freelancer.

Baca juga: Berbagai Contoh CV yang Menarik HRD dan Cara Pembuatannya

Jika dulunya freelance adalah profesi yang kurang diminati, saat ini freenlace adalah profesi yang mulai banyak diburu. Ini karena tren ekonomi digital yang semakin masif.

Beberapa perusahaan teknologi dan startup kini banyak yang bergantung pada pekerja freelance. 

Selain di sektor teknologi dan informasi, beberapa profesi yang biasanya menggunakan jasa freelance adalah penulis, pemandu wisata, barista, kontributor berita, fotografer, desainer, penerjemah, dan guru les.

Berikut beberapa keuntungan menjadi freelancer:

  • Waktu yang lebih berkualitas
  • Bebas bekerja di mana pun
  • Jumlah pendapatan bergantung pada jumlah proyek yang dikerjakan

Kekurangan freelancer:

  • Tidak mendapatkan fasilitas yang disediakan perusahaan
  • Tidak memiliki jaminan sosial
  • Status sosial yang sering dipandang sebelah mata
  • Kurang bersosialisasi
  • Pendapatan sangat bergantung pada proyek yang dikerjakan sehingga fluktuatif

Baca juga: Apa Itu Portofolio dan Bedanya dengan CV?

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.