Tarif PCR Turun, Komunitas Konsumen Ingatkan Jangan Sampai Kualitas dan Akurasi Turun

Kompas.com - 17/08/2021, 08:51 WIB
Seorang warga menjalani tes PCR. LIGHTROCKET VIA GETTY IMAGES via BBC INDONESIASeorang warga menjalani tes PCR.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menetapkan harga tertinggi PCR yang dibedakan menjadi Rp 495.000 untuk wilayah pulau Jawa dan Bali dan Rp 525.000 untuk luar pulau Jawa dan Bali.

Menanggapi hal itu, Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) mengapresiasi diturunkannya tarif PCR tersebut.

"Penurunan tarif ini memang sangat berdasar dan diperlukan, dan harus terus dievaluasi agar tarifnya bisa lebih rendah lagi," ujar Ketua KKI, David Tobing melalui siaran persnya dikutip Kompas.com, Selasa (17/8/2021).

Baca juga: Kenapa Harga Tes PCR di Indonesia Mahal? Ini Alasannya

Menurut dia, penurunan tarif tidak boleh menurunkan kualitas dan ketepatan pemeriksaan serta ketelitian informasi.

"Jangan sampai terjadi kesalahan pencantuman hasil, nama maupun NIK," tegas David.

Dia juga bilang, penurunan tarif ini juga tidak boleh menjadi alasan diperlambatnya hasil test PCR,

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setiap laboratorium pasti sudah mempunyai SOP dan personil yang handal serta mencukupi sehingga hasil pun sudah bisa diprediksi, semakin cepat hasil keluar maka semakin cepat pula status konfirmasi diketahui," ungkap David.

Selain itu, David juga mengatakan, pemerintah melalui Laboratorium di pusat dan daerah, harus mendorong Laboratorium swasta meningkatkan perannya terutama untuk mengatasi faktor keterjangkauan lokasi laboratorium pemerintah.

Baca juga: Jokowi Minta Tes PCR Turun hingga Rp 450.000, Bisakah Harga Diturunkan?

Hal yang harus dilakukan dengan melakukan supervisi, menetapkan harga-harga komponen laboratorium yang lebih murah dan sedapat mungkin membantu laboratorium-laboratorium di daerah terpencil dengan alat-alat dan supervisi secara gratis.

KKI juga mengharapkan PCR gratis dalam rangka pelacakan/surveleince serta dalam rangka pelayanan penanganan Covid-19 yang harus dimaksimalkan dan diawasi agar hak-hak masyarakat terpenuhi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.