Kompas.com - 17/08/2021, 20:00 WIB
Proses Pengelolaan Reksa Dana Oleh Manajer Investasi -Proses Pengelolaan Reksa Dana Oleh Manajer Investasi
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Anda yang berminat untuk melakukan investasi di reksa dana, maka wajib mengenal apa itu manajer investasi.

Dikutip dari buku Seri Literasi Keuangan Pasar Modal yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dijelaskan, manajer investasi atau investment manager adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola portofolio efek untuk kepentingan nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk kepentingan sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: Investasi Reksa Dana Dianggap Relatif Aman, Mengapa?

Penjelasan mengenai definisi manajer investasi tertuang dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.04/2018 Tentang Penerapan Tata Kelola Manajer Investasi.

Nah, produk investasi yang umumnya menggunakan manajer investasi yakni reksa dana dan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA).

Dengan adanya manajer investasi, maka investor yang sibuk dan tidak memiliki waktu uang untuk belajar investasi tidak perlu khawatir dalam mengelola dana mereka.

Untuk lebih jelasnya, bila Anda berinvestasi di reksa dana, Anda menyetorkan sejumlah dana pada perusahaan manajer investasi bersama dengan dana nasabah lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Manajemen investasilah yang akan mengelola dan menempatkan dana tersebut pada instrumen-instrumen investasi sesuai dengan permintaan investor.

Baca juga: Mengenal Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Simulasi Investasinya

Nantinya, manajer investasi bisa saha melepas atau membeli saham, obligasi, atau instrumen investasi lain dengan dana investor.

Beberapa tugas manajer investasi adalah sebagai berikut:

  1. Mengelola aset nasabah. Saat investor menyetorkan sejumlah dana untuk membeli produk investasi, misalnya reksa dana, maka dana investor akan dikelola oleh manajer investasi. Manajer investasi kemudian akan mengalokasikan dana tersebut sesuai dengan jenis reksa dana yang sudah dipilih.
  2. Memilih dan memutuskan instrumen investasi yang akan dibeli. Manajer investasi memilii tugas untuk memilih dan membuat keputusan mengenai saham, obligasi, deposito, atau surat berharga yang nantinya akan dibeli.
  3. Manajer investasi akan melakukan analisa data untuk melakukan keputusan investasi tersebut.
  4. Membuat keputusan jual atau lepas instrumen investasi. Manajer investasi bertugas dalam memutuskan kapan waktu menjual atau melepas saham atau instrumen investasi lain yang berkinerja kurang baik.
  5. Melaporkan hasil investasi. Setelah mengelola dana investor, manajer investasi juga bertugas membuat laporan dan menyampaikan hasil investasi yang sudah dikelola.

Baca juga: Mengenal Perbedaan Reksa Dana Syariah dan Konvensional

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.