Kompas.com - 17/08/2021, 21:02 WIB
Alih kelola Blok Rokan. DOK. PertaminaAlih kelola Blok Rokan.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melakukan tajak sumur keenam, yakni sumur Duri #3R-52B menggunakan Rig ACS-19, sebagai salah satu perwujudan program kerja PHR yang masif dan agresif untuk menjaga tingkat produksi di WK Rokan.

Direktur Utama PHR Jaffee Arizon Suardin mengatakan, dia melihat langsung pekerjaan yang dilaksanakan di lapangan.

"Semua bekerja keras mulai dari masa transisi hingga pasca alih kelola ini. Ada pekerjaan persiapan rig yang biasanya selesai dalam enam hari, bisa selesai dalam tiga hari," jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (17/8/2021).

Sebelumnya, sejak 9 Agustus 2021 PHR telah melakukan tajak sebanyak lima sumur, yaitu pada tanggal 10/08 Sumur Bangko-344 P03reg5 menggunakan Rig BN-18, tanggal 11/08 sumur Duri P_3R33E menggunakan Rig ACS-19, tanggal 13/08 sumur Duri 3K-49C menggunakan Rig APS-3511, dan dua sumur pada tanggal 15/08 yaitu sumur Duri 8M-75B menggunakan Rig ACS-20 dan sumur Bekasap #161 - BK21_P01 menggunakan Rig PDSI 52.2.

Baca juga: Perkara Garuda Indonesia dan Rolls Royce Berujung Damai

Berikutnya, kata Jaffee, saat ini sebanyak 25 lokasi berstatus siap untuk dibor atau dikenal dengan istilah Ready for Drilling (RFD). PHR menargetkan pengeboran 161 sumur baru hingga akhir tahun ini. Target dan kerja keras PHR merupakan bagian dari upaya pencapaian target produksi minyak yang dicanangkan pemerintah pusat, yakni 1 juta BOPD (Barrel Oil Per Day) pada 2030 mendatang.

WK Rokan merupakan salah satu tulang punggung utama dalam pencapaian target tersebut. "PHR berkomitmen untuk mendukung pencapaian target pemerintah pusat tersebut. Prioritas utama PHR saat ini adalah pengeboran. Kami akan berusaha habis-habisan untuk mencapai target tersebut," kata Jaffee.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini PHR mengoperasikan 10 rig yang akan bertambah secara bertahap menjadi 16 rig hingga Oktober 2021. Untuk menjalankan program pengeboran yang selamat, andal, dan efisien, PHR memfokuskan pada tiga hal, yakni penerapan program keselamatan (safety) secara konsisten, pengalihfungsian dua rig workover (350 HP) menjadi rig pengeboran (drilling rig), dan pencapaian kinerja unggul dan efisien melalui program Lean Sigma.

Sejak hari Jumat (13/8/2021), Dirut PHR mulai mengunjungi lokasi-lokasi pengeboran untuk menyapa dan menyemangati para pekerja di lapangan. Rencananya kunjungan akan dilakukan ke sejumlah lokasi pengeboran di Bengkalis dan Rokan Hilir hingga pekan depan. (Arfyana Citra Rahayu | Tendi Mahadi)

Baca juga: Cara Terbaru Cek Penerima Subsidi Upah, Login di kemnaker.go.id

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Tancap gas! Pertamina bor sumur ke-6 di Blok Rokan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.