Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lapangan Sidayu dan Banyu Urip Tambah Produksi Migas RI 12.000 Barrel Per Hari

Kompas.com - 19/08/2021, 10:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat adanya tambahan produksi migas sebesar 12.300 barrel minyak per hari (bopd) dari Lapangan Sidayu di Blok Pangkah dan Lapangan Banyu Urip di Blok Cepu.

Proyek Sidayu yang dikerjakan oleh PT Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL) akan mulai berproduksi atau onstream pada Agustus 2021.

Kepastian ini diperoleh setelah pelaksanaan kerja ulang Re-entry Sumur Sidayu-4V dilaporkan menghasilkan tambahan produksi minyak sebesar 4.100-4.300 bopd dan gas sebesar 2,07 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd).

Baca juga: Ini Target Lifting Migas pada 2022

Kepala Divisi Pemboran SKK Migas Surya Widiantoro mengatakan, hasil produksi tersebut diperoleh di Lapangan Sidayu itu berasal dari 2 lapisan Kujung, yaitu K1Z2 dan K1Z3 yang diproduksikan secara commingle.

Berdasarkan tes terakhir yang dilakukan pada Selasa (17/8/2021), hasil pengeboran mengindikasikan produksi yang lebih besar dari perkiraan awal.

"SKK Migas mengapresiasi kinerja SIPL yang telah mengawal kegiatan dengan baik, sehingga dapat menghasilkan produksi maksimal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/8/2021).

Sebelumnya, tes produksi pada 15 Agustus 2021 menunjukkan laju produksi hidrokarbon hasil stimulasi lapisan K1Z3 sebesar 3.016 bopd dan 0,8 mmscfd. Tetapi, setelah dilakukan acidizing, perkiraan laju produksi yang diperoleh bisa meningkat.

Lapangan Sidayu berlokasi sekitar 4 kilometer dari lapangan utama Blok Pangkah di Ujung Pangkah, Jawa Timur.

Pekerjaan kerja ulang Sumur Sidayu-4V merupakan bagian dari Plan of Development (POD) Lapangan Sidayu yang disetujui SKK Migas pada 20 Oktober 2017 dan menjadi salah satu dari 12 proyek yang dicanangkan untuk onstream di tahun ini.

Baca juga: Semester I 2021, Produksi Migas Pertamina Capai 850 Juta Barrel MBOEPD

Kerja ulang Sumur Sidayu-4V rencananya dilakukan selama 37 hari dimulai sejak 13 Juli 2021. Saat ini SIPL sedang melakukan tes produksi setelah selesai melakukan stimulasi pada lapisan K1Z3 untuk meningkatkan performa produksi.

Mengalirnya minyak dari sumur Sidayu-4V merupakan first oil pada Lapangan Sidayu tersebut. Sesuai dengan POD, setelah kerja ulang sumur tersebut, masih terdapat tambahan 2 pekerjaan lanjutan, yaitu kerja ulang Re-entry Sumur SID-3ST dan pengeboran Sumur SD-1.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka 'Energizer' Ekspor dan Impor

Mentan SYL: Badan Karantina Pertanian Bukan Penjaga Pintu, Mereka "Energizer" Ekspor dan Impor

Rilis
Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Hampir Rampung, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Beroperasi Juli 2023

Whats New
Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Ramai Belanja Pakai Voucher Dibatalkan Otomatis, Ini Penjelasan Tokopedia

Whats New
Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Komisi IV DPR RI Sidak Pabrik Arang di Batam yang Bahan Bakunya dari Mangrove

Whats New
Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Anak Buah Luhut Tak Setuju soal Food Estate Humbahas Dianggap Gagal

Whats New
Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Harga Tiket Kereta Api Dikeluhkan Mahal, KAI: Harganya Bersifat Fluktuatif, Menyesuaikan Permintaan Pelanggan

Whats New
Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Food Estate Humbahas Dinilai Belum Optimal, Kementan: Bukan Lahan Tidak Subur, Tapi Butuh Perlakuan Khusus

Whats New
BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

BUMN Indofarma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Kualifikasinya

Whats New
DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

DPR RI Nilai Pengembangan Food Estate Humbahas Belum Optimal

Whats New
Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Catat, Pengangguran, Korban PHK hingga Pekerja Bisa Ikut Program Kartu Prakerja

Work Smart
Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Viral Video Petani Buang-buang Tomat, Kementan: Itu Bukan Petani, Tapi Pedagang

Whats New
Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Antisipasi Ancaman Krisis pada 2023, Sri Mulyani Pastikan Dukungan Fasilitas dan Insentif untuk Pelaku Usaha

Whats New
Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Membaca Arah Kebijakan Kendaraan Listrik

Whats New
Cara Daftar dan Aktivasi m-Banking BNI lewat HP Tanpa ke Bank

Cara Daftar dan Aktivasi m-Banking BNI lewat HP Tanpa ke Bank

Whats New
Beralihnya Tim Pengelolaan Food Estate Humbahas dari Kementan ke Kemenko Marves

Beralihnya Tim Pengelolaan Food Estate Humbahas dari Kementan ke Kemenko Marves

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+