Pertamina Balikpapan Berhasil Angkat Peralatan Alkylation Reactor Proyek RDMP

Kompas.com - 23/08/2021, 21:22 WIB
PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) sukses melakukan Lifting Alkylation Reactor Equipment pada Sabtu (21/8/2021). Dok. PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB)PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) sukses melakukan Lifting Alkylation Reactor Equipment pada Sabtu (21/8/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) sukses melakukan Lifting Alkylation Reactor Equipment pada Sabtu (21/8/2021) lalu.

Peralatan (equipment) itu untuk memenuhi target proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yakni meningkatkan kualitas produk menjadi setara Euro V.

Alkylation Reactor (C-065-03) merupakan salah satu equipment penting dalam Unit Alkilasi yang merupakan proprietary (paten) dari Licensor Lummus Technology.

Baca juga: Sempat Merugi Pada 2020, Kini Pertamina Bukukan Laba Rp 2,6 Triliun

Direktur Pengembangan PT KPB, Djoko Koen Soewito mengatakan, equipment yang diproduksi oleh PT Sewon Cellontech Co Ltd asal Korea itu memiliki tinggi sekitar 49,65 meter, diameter luar sekitar 10 meter, dan berat sekitar 418,07 ton.

Maka dengan dimensi ukuran dan berat peralatan yang cukup besar tersebut, untuk melakukan lifting digunakan crane berkapasitas 1.600 ton.

"Alhamdulillah pekerjaan Lifting Alkylation Reactor Equipment ini telah dilaksanakan dengan baik dan optimal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menjelaskan, fungsi utama alkylation reactor adalah untuk menghasilkan produk alkylate yang merupakan high-octane blending component.

Alkylate ini nantinya akan menjadi salah satu input dari proses gasoline blending untuk menghasilkan produk gasoline yang berkualitas tinggi.

Adapun pengadaan peralatan ini terhitung mulai pemesanan atau purchasing order (PO) sejak 26 Juli 2019 dan semula direncanakan tiba di Balikpapan pada 19 Maret 2021.

Baca juga: Sebanyak 2.689 Pekerja Eks Chevron Jadi Karyawan Pertamina

Namun akibat pandemi Covid-19, maka keseluruhan proses pengerjaan menjadi tertunda dan baru rampung pada Sabtu kemarin. Rangkaian peralatan ini memberikan kontribusi pada progress proyek sebesar 0,2 persen.

Djoko mengatakan, sebagai pengelola proyek RDMP Balikpapan dan Lawe-Lawe yang merupakan proyek strategis nasional (PSN), PT KPB berkomitmen dapat meningkatkan kualitas produk untuk memenuhi standar Euro V sehingga lebih ramah lingkungan.

"Kilang Pertamina Balikpapan ini akan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia dalam cita-cita mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi Indonesia," pungkas Djoko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.