Minat Bisnis Akuakultur? Simak 3 Program dari eFishery

Kompas.com - 24/08/2021, 15:47 WIB
Startup eFishery Gandeng Milenial Bangun Ekosistem Industri Akuakultur eFisheryStartup eFishery Gandeng Milenial Bangun Ekosistem Industri Akuakultur
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan rintisan (startup) di bidang teknologi akuakultur yaitu eFishery mengajak generasi milenial untuk ikut aktif dalam membangun industri akuakultur untuk membuka peluang penciptaan lapangan kerja secara masif.

Bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Brawijaya (Unbraw), eFishery melalui eFishery Academy mengajak mahasiswa dan seluruh pihak untuk turut membangun ekosistem akuakultur yang berkelanjutan di Tanah Air.

Chief of Staff dan Co-Founder eFishery, Chrisna Aditya mengatakan, penting untuk mengikutsertakan pelajar, ilmuwan, dan semua yang memiliki pengalaman dan ketertarikan di bidang akuakultur termasuk mengajak anak muda untuk terlibat secara aktif di sektor ini demi mendorong terjadinya transfer pengetahuan lintas generasi.

“Ini demi memastikan kesinambungan dan keberlanjutan ekosistem akuakultur,” ungkap Chrisna melalui keterangan persnya dikutip Kompas.com, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: SKD CPNS 2021 Mulai 2 September, Peserta Diwajibkan Tes PCR

Padahal menurut dia, saat ini industri akuakultur di Indonesia berkembang dengan pesat, namun belum banyak generasi muda yang terlibat di dalamnya karena sektor ini masih terkendala soal akses pakan maupun permodalan dan pasar.

Chrisna menjelaskan ada 3 program yang ditawarkan eFishery Academy, pertama Aqua-Scientist yang berlangsung selama 2-4 minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lewat program ini, peserta belajar lebih banyak mengenai metode penelitian dan melakukan pengumpulan data dan informasi yang dibutuhkan untuk memajukan industri akuakultur.

Kedua, program Aqua-Troops dengan durasi 3-6 bulan, di mana para peserta aktif dalam keseharian operasional bisnis eFishery dan mengerjakan proyek akhir yang mampu menghadirkan inovasi untuk mendorong kemajuan sektor akuakultur.

Baca juga: Kemendag: Transaksi Kripto di Indonesia Melonjak Luar Biasa

Ketiga, program Aqua-Preneur selama 6-12 bulan, peserta akan terlibat secara langsung dalam keseharian pembudidaya dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki untuk mengurangi permasalahan yang dihadapi pembudidaya di lapangan.

Setelah proyek selesai, peserta diberikan kesempatan mempresentasikan proyek dan di akhir program dievaluasi dan menerima sertifikat sebagai bukti telah mengikuti seluruh proses.

Dia menambahkan, saat ini ada lebih dari 600 orang peserta dari 125 kota/kabupaten di seluruh Indonesia telah mendaftarkan, dan sebanyak 137 orang peserta telah terpilih sebagai angkatan pertama eFishery Academy.

Selain mendapatkan sertifikat dan uang saku, peserta juga mendapatkan kredit (SKS) yang dapat digunakan untuk melengkapi SKS perkuliahan.

Baca juga: Jiwasraya Berencana Alihkan Aset ke IFG Life Mulai September 2021

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.