Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PT Delta Djakarta Tebar Dividen Rp 200,16 Miliar, Pemprov DKI Kantongi Rp 52,5 Miliar

Kompas.com - 24/08/2021, 17:39 WIB
Kiki Safitri,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.comPT Delta Djakarta Tbk (DLTA) produsen pembuat bir berencana membagikan dividen tunai untuk buku tahun 2020 sebesar Rp 200,16 miliar.

Hal ini diungkapkan manajemen DLTA dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Selasa (24/8/2021).

Financial Planning Manager Delta Djakarta Poltak Siahaan mengatakan, dalam RUPST para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tahun buku 2020 sebesar Rp 250 per saham.

Baca juga: Bisakah Investasi dan Dividen Bebas Pajak?

"RUPST menyetujui pembagian dividen Rp 200,16 miliar untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, sebagai dividen tunai, kepada pemegang saham dengan nominal Rp 250 per saham," ujar Poltak secara virtual.

Nantinya, para pemegang saham yang akan mendapatkan dividen akan tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 3 September 2021 dan akan dibayarkan pada tanggal 24 September 2021.

Terkait pembagian dividen tersebut, DLTA juga akan menyerahkan dividen kepada Pemrov DKI sebesar Rp 52,5 miliar pada 25 September 2021.

Selain mengumumkan soal pembagian dividen, RUPS juga menyetujui pengangkatan anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Komisaris Independen.

Perseroan menunjuk Roy Tumpal Pakpahan untuk menempati posisi Komisaris Utama dan menggantikan Sarman Simanjorang.

Baca juga: Satyamitra Kemas Lestari Tebar Dividen Rp 8 Per Saham, Catat Tanggal Pembayarannya

Perseroan juga mengangkat Samuel Nitisaputra sebagai Komisaris Independen menggantikan Roy Tumpal Pakpahan.

Adapun penggantian komisaris utama Sarman Simanjorang dilakukan karena ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina Geothermal Energy (PGE) yang merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di sektor energi.

“Saya seharusnya masih menjabat sampai 2023, tapi karena peraturan yang ada di DKI Jakarta, komisaris BUMD tidak boleh merangkap di komisaris BUMN, kita harus taat aturan,” kata Sarman.

Dalam kesempatan tersebut, Sarman juga mengungkapkan, perusahaan mengalami penurunan penjualan 61 persen selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Namun demikian, perseroan masih mencetak laba Rp 124 miliar di tahun 2020.

Baca juga: Ciputra Tebar Dividen Rp 157 Miliar, Catat Tanggal Pembagiannya

Sebagai informasi, PT Delta Djakarta adalah anggota dari San Miguel Corporation (SMC), yang berlokasi di Filipina. Induk utama perusahaan merupakan Top Frontier Investment Holdings, Inc.

Per Maret 2021 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menguasai 26,25 persen saham atau 210,2 juta lembar saham DLTA.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Lebaran 2024, KAI Sebut 'Suite Class Compartment' dan 'Luxury'  Laris Manis

Lebaran 2024, KAI Sebut "Suite Class Compartment" dan "Luxury" Laris Manis

Whats New
Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Whats New
Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Whats New
Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Whats New
IHSG Turun 19,2 Poin, Rupiah Melemah

IHSG Turun 19,2 Poin, Rupiah Melemah

Whats New
Catat, Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji Indonesia 2024

Catat, Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji Indonesia 2024

Whats New
Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Whats New
Jakarta, Medan, dan Makassar  Masuk Daftar Smart City Index 2024

Jakarta, Medan, dan Makassar Masuk Daftar Smart City Index 2024

Whats New
Pentingnya Transparansi Data Layanan RS untuk Menekan Klaim Asuransi Kesehatan

Pentingnya Transparansi Data Layanan RS untuk Menekan Klaim Asuransi Kesehatan

Whats New
Apakah di Pegadaian Bisa Pinjam Uang Tanpa Jaminan? Ini Jawabannya

Apakah di Pegadaian Bisa Pinjam Uang Tanpa Jaminan? Ini Jawabannya

Earn Smart
Bea Cukai Kudus Berhasil Gagalkan Peredaran Rokol Ilegal Senilai Rp 336 Juta

Bea Cukai Kudus Berhasil Gagalkan Peredaran Rokol Ilegal Senilai Rp 336 Juta

Whats New
Ditanya Bakal Jadi Menteri Lagi, Zulhas: Terserah Presiden

Ditanya Bakal Jadi Menteri Lagi, Zulhas: Terserah Presiden

Whats New
Ekonom: Kenaikan BI Rate Tak Langsung Kerek Suku Bunga Kredit

Ekonom: Kenaikan BI Rate Tak Langsung Kerek Suku Bunga Kredit

Whats New
Sepakati Kerja Sama Kementan-Polri, Kapolri Listyo: Kami Dukung Penuh Swasembada

Sepakati Kerja Sama Kementan-Polri, Kapolri Listyo: Kami Dukung Penuh Swasembada

Whats New
Syarat dan Cara Pinjam Uang di Pegadaian, Bisa Online Juga

Syarat dan Cara Pinjam Uang di Pegadaian, Bisa Online Juga

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com